ABAH QIQI EOT, PRESTASI GEMUK DIBALIK BADAN YANG KURUS



Abah Qiqi Eot, demikian biasa ia dipanggil. Nama yang sudah melekat di kalangan guru dan siswa bahkan rekan-rekan kuliahnya dulu. Nama sebenarnya adalah Qiqi Kusdiana, S.Pd. Usianya relatif masih muda. Abah adalah panggilan akrab rekan dan peserta didiknya. Eot diidentikan dengan badannya yang tinggi kurus atau kerempeng. Eot menjadi panggilan akrab bagi bapak dua anak ini sejak kuliah di Jurusan PJKR FPOK Univeritas Pendidikan Indonesia (UPI).
Posturnya yang kurus memang tidak mencerminkan sosok seorang olahragawan. Akan tetapi prestasi yang pernah diraih, justru lebih gemuk dari badannya. Guru PJOK di SMPN 3 Limbangan ini memang sarat dengan prestasi. Walau sedikit nakal sejak SD sampai SMA, tetapi selalu mendapat prestasi akademik baik di kelasnya. Ketika kuliah sempat terpilih sebagai anggota tim inti sepak bola UPI dan berhasil membawa UPI juara Liga Sepak Bola Mahasiswa Jawa Barat. Ia menyelesaikan kuliah tepat waktu dan lulus menjadi PNS di daerah kelahirannya, Garut, dalam usia relatif muda.
Sejak menjadi guru PNS di SMPN 3 Limbangan berbagai prestasi berhasil diraih. Ketua MGMP PJOK rayon 5 Kabupaten Garut ini sempat terpilih sebagai salah seorang dari dua guru PJOK  Jawa Barat yang mendapat beasiswa kursus kepelatihan sepak bola tingkat nasional, kerjasama Kemdikbud, KONI dan PSSI.
Prestasi sebagai pelatih sepakbola bagi pengurus PSSI Kabupaten Garut ini pernah membawa SMPN 3 Limbangan sebagai Juara Liga Pelajar Indonesia (LPI) Kabupaten Garut dan lolos ke zona Priangan Timur. Anak didiknya di bidang sepakbola saat ini tersebar di berbagai klub liga bahkan ada yang menjadi anggota tim Persib U-19, Juara Liga Indonesia U-19 tahun 2018 yang lalu.  
Beralih ke futsal tangan dinginnya berhasil membawa tim futsal SMPN 3 Limbangan menjadi tim yang disegani di Kabupaten Garut. Berbagai prestasi dari mulai tingkat kabupaten sampai Provinsi berhasil diraih. Tahun 2018 sebanyak 13 piala kejuaran futsal tingkat kabupaten dan provinsi berhasil direbut. Di semester pertama tahun pelajaran 2018-2019 beberapa piala berhasil diraih, salah satunya juara Liga Futsal Pelajar  Kabupaten Garut.
Prestasi di bidang futsal mendapat apresiasi dari kalangan futsal Garut. Tahun 2018 dipercaya sebagai pelatih tim Futsal Pemda Garut di Porpemda Jabar 2018. Di tahun yang sama pemilik toko olahraga Qiqi Sport ini dipercaya sebagai  Ketua Badan Liga Futsal Kabupaten Garut.
Kepiawaian melatih tidak hanya sukses di bidang sepak bola dan futsal tetapi juga basket. Mahasiswa pasca sarjana Manajemen Keolahragaan Unigal ini pernah membawa tim basket putri sekolahnya menjadi juara Porseni tingkat kabupaten Garut.

Di bidang akademik prestasi mantan Pembina OSIS ini tidak kalah mentereng. Ia sempat menjadi Instruktur Kurikulum 2013 tingkat Kabupaten Garut dan instruktur tingkat provinsi Jawa Barat, serta mendapat penghargaan dari Bupati Garut. 
Kunci sukses seorang Qiqi Kusdiana adalah totalitas. Prinsip total didasari oleh keyakinannya bahwa segala perjuangan yang dilakukan hari ini merupakan cara membangun kualitas yang lebih baik di hari esok. (EC-Guneman)



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "ABAH QIQI EOT, PRESTASI GEMUK DIBALIK BADAN YANG KURUS"

Post a Comment