Project Base Learning dan Kreativitas Siswa


Oleh : 
Endang Wahyu Widiasari, M.Pd
Guru  SMPN 4 Cikalongwetan Kabupaten Bandung Barat

Keberhasilan seorang murid hendaknya tidak hanya dilihat dari nilai prestasi akademik saja, tetapi juga kretivitas yang dimilikinya.  Kreativitas berperan sangat penting dalam kehidupan, tidak ada seorang pun yang tidak memiliki kreativitas, manusia terlahir lengkap dengan potensi yang dimilikinya, hanya tinggal bagaimana ia menyalurkan kreativitasnya itu.

Rukky (2005;13) mengemukakan yang dimaksud kreativitas adalah upaya melakukan aktivitas yang baru dan mengagumkan.” Sedangkan menurut Ramly dalam Rukky (2005) kreativitas adalah kemampuan seseorang untuk melahirkan sesuatu yang baru, baik berupa gagasan maupun karya nyata, baik dalam bentuk ciri-ciri aptitude maupun non-aptitude, baik dalam bentuk karya baru maupun kombinasi dengan hal-hal yang  sudah ada, semuanya itu relatif berbeda dengan apa yang telah ada sebelumnya. Dari dua pendapat di atas kreativitas dapat diartikan sebagai: kemampuan seseorang untuk menciptakan sesuatu yang baru, baik berupa ide-ide ataupun suatu produk,  yang bermanfaat baik bagi dirinya dan lingkungan sekitarnya serta dapat memecahkan berbagai macam persoalan hidup. Orang-orang yang kreatif sangat diperlukan dalam kehidupan karena mereka dapat mencari solusi dari berbagai macam permasalahan yang dihadapi

Kreativitas merupakan salah satu potensi yang dimiliki anak yang perlu dikembangkan sejak usia dini. Setiap anak memiliki bakat kreatif, bakat kreatif dapat dikembangkan dan perlu dipupuk sejak dari kecil. Bila bakat kreatif anak tidak dipupuk maka bakat tersebut tidak akan berkembang secara optimal.

Guru merupakan ujung tombak dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, gurulah yang setiap hari berhubungan dengan calon-calon generasi penerus bangsa, baik di ruang-ruang kelas maupun di tempat terbuka seperti taman, halaman sekolah dan lain-lain. Peranan guru dalam mengembangkan kreativitas siswa sangat dominan, untuk itu guru perlu melakukan inovasi-inovasi baru dalam kegiatan pembelajaran. Pembelajaran yang monoton dan tidak menyenangkan tidak akan dapat mengembangkan potensi dan kreativitas siswa.

Untuk mengembangkan potensi dan mengembangkan kreativitas siswa, salah satunya yang penulis lakukan melalui model pembelajaran Project Based Learning pada materi pelajaran IPS materi kreativitas dalam kehidupan ekonomi. Model pembelajaran Project Based Learning menurut Daryanto (2014; 23) adalah “model pembelajaran yang menggunakan proyek/kegiatan sebagai media. Peserta didik melakukan eksplorsi, penilaian, interpretasi, sintesis dan informasi untuk menghasilkan berbagai bentuk hasil belajar.”

Sedangkan menurut Sani (2015; 172) model Pembelajaran Project BasedLearning merupakan strategi belajar mengajar yang melibatkan siswa untuk mengerjakan sebuah proyek yang bermanfaat untuk menyelesaikan permasalahan masyarakat atau lingkungan. Permasalahan yang dikaji merupakan permasalahan yang kompleks dan membutuhkan penguasaan berbagai konsep atau materi pelajaran dalam upaya penyelesaiannya. Proyek yang dibuat dapat merupakan proyek dari satu guru atau proyek bersama dari beberapa guru yang mengasuh pelajaran yang berbeda.

Dengan diterapkannya model pembelajaran Project Based Learning pada materi kreativitas dalam kehidupan ekonomi, Alhamdulillah pembelajaran IPS menunjukan ke hal yang positip. Hal ini ditandai dengan pembelajaran yang aktif dan kreatif serta inovatif, di mana siswa dapat dengan lebih leluasa mengemukakan ide-ide kreatifnya, mereka lebih aktif di dalam pembelajaran, siswa sendiri yang merencanakan dan melaksanakan pembelajaran. Guru hanya sebagai motivator dan fasilitator saja. Siswa membuat rencana pengerjaan proyek, dari mulai awal sampai dengan selesai.

Pembelajaran ekonomi kreatif dengan menggunakan model pembelajaran Project Based Learning  juga berupaya untuk menyelesaikan masalah lingkungan di sekitar sekolah, yaitu banyaknya limbah gergaji dan kain-kain sisa produksi garmen di sekitar lingkungan sekolah. Lingkungan sekolah menjadi sumber belajar dalam pembelajaran kreativitas dalam kehidupan ekonomi, siswa terlihat memikirkan bagaimana solusi dari pencemaran lingkungan ini sehingga bisa dibuat produk baru yang mempunyai nilai yang tinggi. Banyak produk yang dihasilkan dari  hasil pembelajaran Project based Learning diantaranya, adalah lukisan dari limbah bubuk gergaji, seperti kaligrafi dan gambar gambar, rumah-rumahan dari bubuk gergaji, peta timbul dari bubuk gergaji, bunga-bunga dari sisa kain perca, bross, vigura, penghapus, bantal tidur, taplak meja, lap tangan, tas dan lain-lain.

Hasil dari pembelajaran Project Based Learning ini disimpan dalam satu tempat dan ditata apik penyimpanannya. Kemudian dibuatkan kegiatan PAMERAN HASIL KARYA SISWA diakhir tahun pelajaran, dalam kegiatan ini semua hasil karya-karya siswa dikumpulkan dalam suatu ruangan yang ditata oleh siswa secara berkelompok.

Model pembelajaran Project based Learning memang sangat melelahkan karena menyita waktu yang banyak. Oleh karena itu sering kali pengerjaan produk dilakukan di luar jam pelajaran setelah pulang sekolah di bawah bimbingan guru, karena model pembelajaran ini memang memerlukan waktu yang cukup lama dalam pengerjaannya. Untuk itu penggunaan model pembelajaran ini memang memerlukan kesabaran, biaya dan tenaga yang ektra, dalam model pembelajaran Project based Learning diperlukan kerjasama dengan guru bidang studi lain.

Kerjasama yang solid akhirnya bisa membuahkan karya yang luar biasa, salah satunya diadakan Pameran Hasil Karya Siswa, Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kreativitas seni dan bakat siswa dalam mengembangkan potensinya, selain itu juga untuk mempererat hubungan antara pihak sekolah dengan orang  tua siswa dan masyarakat sekitar.

Kegiatan pameran siswa ini diisi oleh penampilan kreasi seni, produk kerajinan hasil karya siswa yang  dikumpulkan oleh para guru selama pembelajaran satu tahun berjalan. Senilukis/gambar, seni kriya, dan hasil olahan daur ulang dari bahan-bahan yang sudah tidak bemanfaat sehingga menpunyai nilai jual yang tinggi seperti bross, bunga-bunga, figura dan lain-lain, selain itu juga dipamerkan foto-foto kegiatan siswa selama satu tahun terakhir.

Semua karya siswa dari semua mata pelajaran dipajang artistik di atas meja pajangan dan ditatarapih. Gambar-gambar dipajang di atas karton dan ditempelkan di dinding. Selain karya siswa guru juga memajang alat peraga yang  dipergunkan dalam pembelajaran.

Pameran hasil karya siswa memiliki dampak positif terhadap perkembangan kreativitas siswa. Hal ini ditunjukan dengan antusiasnya siswa yang membuat karya baik berupa produk/barang-barang baru yang menpunyai nilai yang lebih tinggi dari sebelumnya, selain itu juga para pengunjung pameran memberikan apresiasi yang positif. Pameran hasil karya siswa ini juga mendapat dukungan yang baik dari para orang tua siswa.

Pameran hasil karya siswa yang tadinya hanya diprogramkan oleh pelajaran IPS materi kreativitas dalam kehidupan ekonomi, tapi dalam perkembangannya diikuti oleh guru bidang studi lain. Ke depannya kami akan bekerja sama dengan seluruh komponen yang ada di sekolah untuk menyelenggarakan pameran hasil karya siswa, dan pameran hasil karya siswa ini akan menjadi agenda rutin di sekolah, bahkan akan diikuti oleh seluruh warga sekolah sebagai ajang untuk menggali kreativitas dan potensi baik peserta didik maupun para guru juga.

Semua warga sekolah antusias mengikuti kegiatan, terlihat dari dukungan seluruh personil sekolah baik selama persiapan maupun pelaksanaan semua warga sekolah proaktif membantu. Kegiatan ini mendapatkan sambutan yang baik juga dari orang tua siswa hal ini terlihat dari kesan dan pesan yang disampaikan oleh para tamu yang kebanyakan mengapresiasi kegiatan ini dan berharap kegiatan ini terlaksana setiap tahun. Walaupun ribet dan melelahkan dalam menyelanggarakan kegiatan ini apalagi buat sekolah kami yang  terhitung masih sangat baru,  namun berkat kerjasama yang solid akhirnya dapat terlaksana juga dengan baik.

Untuk melaksanakan pameran hasil karya siswa ini perlu dukungan dari berbagai pihak baik dari pihak sekolah, orang tua siswa, guru dan siswa. Mengingat begitu banyaknya mamfaat dari kegiatan ini meskipun banyak menguras energi, waktu dan juga biaya akan tetapi sebaiknya pameran hasil karya siswa ini menjadi agenda tahunan dan dicantumkan dalam kelender pendidikan sekolah, supaya seluruh warga sekolah lebih proaktif mengikuti kegiatan pameran hasil karya siswa ini.

Pameran hasil karya siswa terbukti dapat mengembangkan kreativitas siswa. Untuk mengembangkan kreativitas siswa,  guru hendaknya menggunakan model-model pembelajaran yang kreatif dan inovatif, dan salah satunya dengan menggunatan pameran hasil karya siswa.



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Project Base Learning dan Kreativitas Siswa"

Post a Comment