Amor Fati, untuk Kamu yang Beranjak Dewasa


Oleh: Rahma Alia Kh.*

  
Judul buku: Amor Fati ~Cintai Takdirmu~
Penulis : Rando Kim
Penerbit: Penerbit Bhuana Ilmu Populer
Tahun terbit: 2012
Kota terbit: Jakarta
Jumlah halaman: 323 Halaman
            
Amor Fati, satu kalimat dalam bahasa Latin yang berarti cintai takdirmu. Buku ini ditulis oleh Rando Kim, seorang dosen, profesor, dan mentor terbaik di Seoul National University dan buku ini merupakan salahsatu karyanya yang menjadi buku best seller di negara asalnya, Korea Selatan. Menurut Rando Kim,dewasa bukan merujuk pada suatu titik dalam perkembangan manusia, melainkan sebuah proses untuk mampu mengatasi suatu masalah.
            Salah satu kutipan di dalam buku ini yang berhasil menyentuh saya, bahwa “Kalimat ‘Cintai Takdimu’ bukan mengajak untuk pasrah dan menyerah sama sekali, melainkan berisi pengharapan agar seseorang mengerti bahwa ia telah menerima sepenuhnya takdir itu sebagai bagian dari hidupnya, barulah akan muncul kekuatan untuk bertahan.” Karena tidak sedikit orang yang salah arah, beralih membenci hidup ketika takdir mulai meniupnya. Menurut buku ini, sesulit apapun keadaannya, jika kita terus berusaha dan tidak berprasangka buruk, semua pasti bisa dijalani. Cintai takdirmu, karena tidak semua hal bisa selesai bahkan jika mengerahkan seluruh tenaga sekalipun, jadikan ia sebagai seorang teman. Perlahan, kamu bisa melewatinya dengan baik, belajar setahap demi setahap caramu mencintai takdir. Maka bertahanlah, semua pasti berlalu.
            Pertama kali melihat buku ini, saya mengira hanya berupa novel biasa. Tapi terbukti salah ketika saya mulai penasaran dan membacanya, karena tenyata Amor Fati adalah sebuah buku pengembangan diri. Buku ini diperuntukkan kepada orang orang yang berada di ambang kedewasaan, kalian yang sedang ragu untuk memulai. Buku ini mengajak para pembacanya untuk ikut belajar dari kisah kisah yang tertulis didalamnya. Banyak sekali pelajaran yang bisa diambil jika kita pandai menelaah isi buku ini. Secara singkat, buku ini menekankan para pembaca untuk belajar mencintai diri sendiri dan mulai berdamai dengan keadaan. Isi buku ini cukup berat, tetapi sangat membantu untuk evaluasi diri. Sebuah pilihan yang bagus untuk menambah buku ini ke dalam list bacaanmu.
            Sampul buku juga berhasil dibuat semenarik mungkin, dengan warna hijau tosca, dan gambar bunga dandelion yang menggambarkan: meski rapuh dan tidak sempurna, tapi ia indah. Desain yang cukup simpel, tetapi berhasil menggambarkan isi buku dengan baik. Buku ini juga tidak terkesan menggurui, justru mengajak pembaca untuk ikut larut di dalamnya. Pilihan kata dan analogi yang tidak kalah indah, juga isi dari buku ini menambah nilai plus buku. Namun, membaca buku ini bisa jadi melelahkan karena topik yang dibawakan, kata dan tata bahasanya juga mengharuskan pembaca pandai beranalogi dan memahami isi buku. Menurut penulisnya sendiri, buku ini tidak cocok dibaca bagi kalian yang suka membaca dengan sistem sekali beres, karena menginginkan pembacanya menikmati waktu saat membaca buku ini,sehingga isinya bisa benar benar tersampaikan.
            Tidak seperti buku pengembangan diri pada umumnya yang hanya bertebaran kata kata mutiara disetiap halaman, buku ini lebih menyerahkan kepada pembaca tentang apa hal yang bisa diambil dari isi buku sebagai pelajaran, penulis juga menambahkan pendapat dan memperjelas maksudnya, sehingga secara tidak langsung, para pembaca juga diajaknya berdiskusi dengan perantara buku Amor Fati.
            Terlepas dari kelebihan dan kekurangan, buku Amor Fati merupakan salah satu buku referensi/ pengembangan diri yang bagus baik dari segi penulisan dan isinya. Buku ini juga banyak tersedia di toko buku atau situs online manapun dengan harga yang cukup terjangkau. Bagi kalian yang tengah mencari jati diri dan beranjak dewasa, maka buku ini cocok untuk kalian!

_____________
*Rahma Alia Kh. Siswi Kelas X MIPA 3SMA Negeri 1 Ciawi
(Penyunting: Edyar RM)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Amor Fati, untuk Kamu yang Beranjak Dewasa"

Post a Comment