Berlatih setuju, untuk tidak setuju


Oleh: Badriah



SMAN 2 Cianjur  menyelenggarakan kegiatan Planet Smanda 2019 untuk memeriahkan ulang tahun SMAN 2 Cianjur  di tahun 2019. Salah satu kegiatan yang digelar adalah lomba debat bahasa Inggris. Kelas 10 dan 11 menjadi peserta yang dilibatkan. Kelas 12 tidak menjadi peserta lomba karena mereka sedang berkonsentrasi dengan persiapan USBN yang akan dilaksanakan minggu depan.

Pelaksanaan debat dimotori oleh OSIS. Para anggota OSIS berbagi tugas untuk menyukseskan lomba debat. Sebagian ada yang berperan sebagai chairperson atau orang  yang  mengatur jalannya debat. Sebagian lagi bertugas sebagai time keeper atau orang yang menetapkan kapan waktunya bertanya atau PoI (point of information) boleh diajukan.

Terdapat 22 tim debat yang ikut serta. Setiap kelas mengirimkan satu tim yang terdiri dari 3 orang. Kegiatan debat dilaksanakan pada hari Jumat,  8 Maret 2019. Diawali dengan babak preliminary round di dua ruangan yang berbeda mulai pukul 8.
Setelah duhur, babak semifinal dan final dilaksanakan.  Bertindak sebagai juri adalah guru bahasa Inggris SMAN 2 Cianjur, Badriah dan 2 juri undangan dari Universitas Suryakencana.

Motion atau isu yang dijadikan bahan debat salah satunya adalah Full day school membawa lebih banyak mudharat daripada manfaat. Debat mengenai isu ini menarik sekali karena para siswa terbawa perasaan bahwa mereka adalah pelaku dan pihak yang terlibat langsung pada isu full day school.

Berikut argumen yang mendukung bahwa full day school lebih banyak kerugiannya yang diajukan tim afirmatif.
Pertama, full day school tidak membantu siswa menjadi lebih pintar, malah lebih stress dan depresi. Alasannya belajar tiada henti itu tidak sehat, membuat stress. 
Kedua, waktu istirahat yang dijadwalkan di sekolah tidak cukup. Akibatnya banyak siswa yang kelelahan.
Ketiga, waktu untuk bersama keluarga dan orang menjadi lebih sedikit. Pergi pagi pulang malam, ketika tiba di rumah sudah tidak bisa melakukan kegiatan lain, hanya ingin istirahat.

Sedangkan argumen yang  melihat bahwa full day school school itu membawa manfaat yang diajukan tim oposisi seperti berikut.
Pertama, hubungan siswa-guru menjadi lebih dekat karena seharian bersama-sama di sekolah.
Kedua, membangun karakter lebih mudah terfasilitasi dengan siswa berada langsung di bawah pengawasan guru.
Ketiga, orangtua tidak khawatir karena anaknya berada di sekolah.

Debat menjadi penanda pembeda  perayaan ulang tahun SMAN 2 Cianjur yang pada tahun-tahun sebelumnya tidak pernah diadakan. Memasukkan debat ke dalam agenda kegiatan Planet Smanda 2019 menggambarkan OSIS selalu berusaha membawa kebaruan.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Berlatih setuju, untuk tidak setuju"

Post a Comment