CERDAS BAHAS SOAL UJIAN NASIONAL BAHASA INDONESIA SMP (1)




oleh: Slamet Samsoerizal


·         Guru SMP Negeri 230 Jakarta
·         Narasumber Program Bedah Kisi-kisi Ujian Nasional Bahasa Indonesia SMP
·         Narasumber Siaran Televisi Edukasi Program Pasti Bisa Mata pelajaran Bahasa Indonesia SMP




Pengantar

Bahasa Indonesia SMP merupakan salah satu mata pelajaran yang diujinasionalkan. Tulisan berikut merupakan pembekalan materi dan  sejumlah latihan soal dalam membantu para peserta didik dan pengajar menyongsong pelaksanaan Ujian Nasional 2019. Sejumlah soal dalam Paket ini ditulis berdasarkan Kisi-kisi Bahasa Indonesia jenjang pendidikan SMP susunan BSNP (Badan Standar Nasional Pendidikan) Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.


Materi yang diberikan kali ini berkisar tentang Pemakaian Ejaan.  Apakah Ejaan itu? Ejaan adalah kaidah cara menggambarkan bunyi (kata, kalimat, dsb.) dalam bentuk tulisan dan pemakaian tanda baca. Ejaan adalah kaidah-kaidah cara menggambarkan bunyi-bunyi dalam bentuk huruf serta penggunaan tanda baca dalam tataran wacana.Ejaan melingkupi beberapa hal, yaitu pemakaian huruf, penulisan kata, pemakaian tanda baca dan penulisan unsur serapan. Kesemua hal tersebut merupakan aturan untuk menggambarkan bahasa lisan dalam tulisan.



Nah, dalam Kisi-kisi Bahasa Indonesia, materi yang diujikan berkaitan dengan Pemakaian Ejaan mencakup: menunukkan kesalahan pemakaian huruf kapital, kata berimbuhan, tanda baca, penulisan angka, kata bercetak miring, tanda baca (“ ...”), (,), (.), dan alasan pemakaian eaan dan tanda baca.

Yuk, kita bahas soal-soal berikut agar para pembaca terutama peserta didik kelas IX SMP makin cerdas dalam berbahasa Indonesia.

Naskah soal yg dimuatkan disini telah ditayangkan oleh StasiunTv Edukasi Pustekkom Kemendikbud RI pada 12 Maret 2019dengan narasumber Slamet Samsoerizal.


 Bacalah teks berikut!
.


(1)Dalam komik diceritakan Gundala awalnya merupakan seorang insinyur bernama Sancaka. (2)Ia berambisi mencari serum anti petir. (3)Alih-alih menemukan serum, Sancaka malah tersambar petir. (4)Kejadian itu mempertemukan Sancaka dengan Raja Petir Kronz. (5)Kronz mengangkat Sancaka menjadi anaknya dan memberikan kalung ajaib yang dapat mengubah dirinya menjadi manusia super. (6)Sejak itu, ia pun dikenal sebagai gundala putra petir.









1. Huruf kapital dalam kalimat (6) seharusnya digunakan pada ....
A. Gundala
B. Putra
C. Petir
D. Gundala Putra Petir
Kunci: D
Pembahasan:

Dalam Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (2015:5) berbunyi: “Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur nama orang, termasuk julukan.” gundala putra petir adalah nama tokoh dalam film tersebut. Oleh sebab itu, penulisan yang benar adalah Gundala Putra Petir.


Bacalah teks berikut!
Dunia teknologi tengah dikuasai anak muda di seluruh dunia termasuk di Indonesia. Salah satunya adalah Yuma Soerianto, remaja berusia 12 tahun yang menjadi seorang kreator aplikasi iOS dan telah menciptakan delapan aplikasi iOS. Karya Yuma Soerianto di bidang tersebut, diakui dunia. Dua kali menjadi pemenang pada Worldwide Developers Conference Scholarshipdiraih pada 2017 dan 2018. Dia juga pernah menjadi orang termuda yang pernah meraih penghargaan tersebut pada usia 10 tahun.

  2. Penulisan kata berimbuhan di- yang tepat terdapat adalah ...
A.   di bidang
B.    diraih
C.   di seluruh dunia
D.   di Indonesia.
Kunci: B
Pembahasan
Dalam Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (2015:16) berbunyi: “Imbuhan (awalan, sisipan, akhiran, serta gabungan awalan dan akhiran) ditulis serangkai dengan bentuk dasarnya”. Kata berimbuhan diraih dibentuk dari kata dasar raih dan awalan di-. Itu sebabnya, penulisan yang benar adalah diraih.


Bacalah teks berikut!
(1)Dahulu game hanya dianggap permainan untuk anak-anak. (2)Namun, kini game  diminati dari remaja – dewasa. (3)Seiring waktu, game telah menjadi bagian dari e-sports yang menjelma menjadi industri besar. (4)Pertumbuhan ini tak lepas dari antusiasme luar biasa yang dibangun oleh para penggemar game di seluruh dunia - termasuk Indonesia. 
3. Tanda pisah ( ) yang  menyatakan aposisi/keterangan lain terdapat pada kalimat ....
    A. (1)
    B. (2)
    C. (3)
    D. (4)


Pembahasan:
Dalam Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (2015:16) berbunyi: “Tanda pisah (–) dapat dipakai juga untuk menegaskan adanya keterangan aposisi atau keterangan yang lain. Pada kalimat (4)Pertumbuhan ini tak lepas dari antusiasme luar biasa yang dibangun oleh para penggemar game di seluruh dunia - termasuk Indonesia; keterangan lain ditegaskan pada bagian akhir dari kalimat tersebut, yaitu: (4) ...game di seluruh dunia - termasuk Indonesia. 
Bacalah teks berikut!
Kratom sudah lama dimanfaatkan oleh sebagian masyarakat Indonesia sebagai obat ajaib segala penyakit, mulai dari kecanduan opioid, penghilang sakit, hingga mengatasi kecemasan. Kepopuleran akan khasiat daun ini juga telah diakui sejumlah negara Asia Tenggara lainnya, seperti Malaysia hingga Papua Nugini sejak berabad-abad lalu.

4. Tanda baca (‘...’)seharusnya terdapat pada ungkapan ....

A.    obat ajaib
B.    khasiat daun
C.   kecanduan opioid
D.   penghilang sakit

Kunci: A
Pembahasan:
Dalam Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (2015:16) berbunyi: “Tanda petik tunggal (‘...’)dipakai untuk mengapit makna, terjemahan, atau penjelasan kata atau ungkapan”. Pada kutipan teks tersebut, Misalnya: Kratom sudah lama dimanfaatkan oleh sebagian masyarakat Indonesia sebagai obat ajaib’segala penyakit.

Bacalah teks berikut!
(1)Berangkat dari itu dan dukungan dari teman-temannya, Candra pun memutuskan untuk membuka tempat usaha dengan jasa pencucian motor?(2)Dia dengan serius mempersiapkan tempat cuci yang premium?
(3)“Riset dan persiapannya mulai Januari 2018 dan baru berjalan Juni 2018? (4)Mengapa lama? (5) Karena kami benar-benar mencari untuk bahan sabunnya dulu, mencari perlengkapan hidrolik, terus yang nggak kalah penting konsepnya mau seperti apa” ungkapnya.


5. Pemakaian tanda (?) yang tepat seharusnya digunakan pada kalimat ....
A.   (1)
B.    (2)
C.   (3)
D.   (4)
Kunci: D
Pembahasan
Dalam Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (2015:50) berbunyi: “Tanda tanya dipakai pada akhir kalimat tanya.” Kalimat (1), (2), dan (3) adalah kalimat berita, sehingga tidak memerlukan tanda tanya. Ini berbeda dengan kalimat (4) yang merupakan kalimat tanya, sehingga mengharuskan kehadiran tanda tanya (?)

Bacalah teks berikut!

Peneliti memperkirakan umur bumi mencapai (1)empat koma lima miliar tahun dengan margin error(2)50 miliar tahun. Sebagai perbandingan, galaksi Bima Sakti tempat tata surya berusia sekitar (3)13,2 000.000 tahun atau tiga kali lebih tua dari usia tata surya dan bumi. Sementara usia semesta sendiri diperkirakan berusia (4)13,8 000.000.000 tahun. 




6. Penulisan angka yang benar terdapat pada bagian ....
A. (1)
B. (2)
C. (3)
D. (4)

Kunci: B
Pembahasan

Dalam Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (2015:16) berbunyi: (2015:31) Angka yang menunjukkan bilangan besar dapat ditulis sebagian dengan huruf supaya lebih mudah dibaca. Pada penulisan angka pada kalimat (1) empat koma lima miliar; menyalahi kaidah   penulisan angka pada kalimat (3) 13,2 000.000 dan kalimat (4) 13,8 000.000.000


Bacalah teks berikut!

Cokelat lagi. Indah memungut cokelat berpita biru yang tergeletak tepat di depan pintu rumahnya. Selalu berpita biru. Ia teringat sebuah sajak Selamat Menikmati. Seminggu sejak kepindahannya ke rumah baru, Indah sudah mendapatkan dua kiriman cokelat yang entah dari siapa. Meski begitu, Indah sama sekali tidak ragu untuk benar-benar menikmatinya. Indah kembali masuk, malam ini ia harus tidur lebih awal. Besok adalah hari pertamanya masuk sekolah baru jadi ia tidak boleh datang terlambat.


7. Penulisan tanda (“...”) seharusnya disematkan pada ungkapan ....
A.   Cokelat lagi
B.    Selamat Menikmati
C.  rumah baru
D.  sekolah baru






Kunci: B
Pembahasan
Dalam Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (2015:16) berbunyi:Tanda petik dipakai untuk mengapit judul sajak, lagu, film, sinetron, artikel, naskah, atau bab buku yang dipakai da­lam kalimat. Pada kalimat (4) terdapat kalimat Ia teringat sebuah sajak Selamat Menikmati. Selamat Menikmati, adalah judul sajak. Oleh sebab itu, harus menggunakan tanda kutip (“.....”).Selengkapnya adalahIa teringat sebuah sajak “Selamat Menikmati”.

Bacalah teks berikut!
Meningkatnya curah hujan sejak awal tahun berbanding lurus dengan peningkatan jumlah penderita Demam Berdarah Dengue alias DBD di Indonesia. Kementerian Kesehatan mencatat sejak 1 Januari hingga 24 Januari lalu sudah ada sedikitnya 9.868 kasus DBD di Indonesia.


8. Penulisan tanda (,) seharusnya digunakan pada kalimat ...
A. (1) setelah Meningkatnya curah hujan sejak awal tahun
B. (1) setelah DBD di Indonesia
C. (2) setelah Kementerian Kesehatan
D. (2) sedikitnya 9.868 kasus
Pembahasan

Dalam Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (2015:16) berbunyi:Tanda koma dipakai untuk memisahkan anak kalimat yang mendahului induk kalimatnya. Dalam teks tersebut, kalimat pertama tampak bahwa induk kalimat didahului oleh anak kalimat, yaitu Meningkatnya curah hujan sejak awal tahun, berbanding lurus dengan peningkatan jumlah penderita Demam Berdarah Dengue alias DBD di Indonesia.

Bacalah teks berikut!
(1)Film pertama yang tengah digarap saat ini adalah Gundala.(2)Film yang bercerita tentang seorang bernama Sancaka (Abimana Aryasatya) ini disutradarai dan ditulis oleh Joko Anwar.(3)Pada Oktober lalu, cuplikan perdana film itu dirilis. (4)Imansyah menjelaskan saat ini filmnya  telah memasuki tahap post production dan dijadwalkan tayang pertengahan 2019.


9. Penulisan kata bercetak miring seharusnya digunakan pada kalimat ....
A. (1)
B. (2)
C. (3)
D. (4)




Kunci: D
Pembahasan
Dalam Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (2015:14) berbunyi: Huruf miring dipakai untuk menuliskan kata atau ungka­pan dalam bahasa daerah atau bahasa asing. Pada kalimat (4)terdapat ungkapan bahasa asing yakni post production, maka penulisan yang seharusnya adalah bercetak miring.
Bacalah teks berikut!

(1)Tata surya berotasi pada jalurnya tanpa bertabrakan. Angin berhembus sesuai musimnya.(2)Gunung  beradaptasi dengan kandungannya hutan-hutan bervegetasi dengan ekosistemnya. (3)Hujan yang turun ke bumi sesuai kadarnya. Lereng gunung, bukit, lembah membentuk secara natural aliran sungai dan danau, serta bermuara ke laut. (4)Semua atas ketentuan-Nya.

                                 
10. Penggunaan tanda titik (.) seharusnya digunakan pada kalimat ....
A. (1) setelah kata  berhembus
B. (2) setelah kata kandungannya
C. (3) setelah kata turun
D. (4) setelah kata semua
Kunci: B
Pembahasan


















Pada kalimat (2) teks tersebut, sesuai pola kalimat, terdapat dua kalimat yaitu, kalimat pertama Gunungberadaptasi dengan kandungannyadan kalimat kedua Hutan-hutan bervegetasi dengan ekosistemnya.Dalam Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (2015:31) berbunyi: “Tanda titik dipakai pada akhir kalimat pernyataan.”

Bacalah teks berikut!
Belitung menjadi salah satu tujuan favorit bagi wisatawan baik domestik maupun Internasional.Bukan hanya pantai, Belitung juga memiliki banyak tujuan wisata lainnya. Diantara banyaknya destinasi wisata, bukit Berahu menjadi salah satunya.

11.Alasan ketidaktepatan pada pemakaian ejaan tersebut adalah karena ....

A. Belitung seharusnya ditulis belitung
B. wisatawan seharusnya ditulis Wisatawan
C. internasional seharusnya ditulis Internasional
D.bukit Berahu seharusnya ditulis Bukit Berahu


Kunci: D
Pembahasan

Penulisan bukit Berahu seharusnya ditulis Bukit Berahu. Dalam kaidah pemakaian penulisan huruf kapital, huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama geografi.
Bacalah teks berikut!
(1)Ayo jelajahi Indonesia! (2)negeri ini tidak cuma kaya dengan kuliner makanan, tapi juga minuman segar pelepas dahaga para traveler.(3)Tiap minumannya punya cerita seru.(4)Salah satu juaranya adalah kopi. (5)Wah, Indonesia memang diberkahi dengan kopi. (6)Liburan ke Aceh, Belitung, Lampung, Yogyakarta, Toraja bahkan Banyuwangi, wisata kulinernya paling asyik ya minum kopi.



12. Perbaikan penggunaan huruf kapital yang benar adalah ....
   A. negeri diperbaiki menjadi Negeri
   B. traveler diperbaiki menjadi Traveler
   C. seru diperbaiki menjadi Seru
   D. kopi diperbaiki menjadi Kopi


Kunci: A
Pembahasan
 Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama awal kalimat. Pada kalimat (2) kata   negeri ... seharusnya dituliskan Negeri.
Bacalah teks berikut!
Jogja International Heritage Walk 2018 yang akan digelar siap diramaikan oleh 350 peserta dari 20 negara. Dalam event ini, peserta akan diajak menjelajahi beragam keunikan Yogya, mulai dari sejarah, budaya, hingga masyarakatnya.

"JIHW merupakan sebuah perhelatan internasional yang memadukan olahraga jalan kaki dengan penjelajahan wisata. Sebagai sebuah atraksi wisata, eksistensi JIHW sudah tidak terbantahkan. Event ini rutin digelar setiap tahunnya. Bahkan pelaksanaan tahun ini sudah memasuki satu dekade," ujar Menteri Pariwisata.



13. Penulisan kata event pada teks tersebut tidak tepat, karena ....
  A. kata event adalah kata yang diserap dari bahasa asing
  B. kata event adalah kata yang sudah memiliki tata istilah
  C. kata event adalah kata yang  diserap dari bahasa Inggris
  D. kata event  adalah kata serapan yang penulisannya adalah even

Kunci: D
Pembahasan
Proses penyerapan istilah asing, dengan mengutamakan bentuk visualnya, dilakukan dengan cara yang berikut.
a. Penyerapan dengan penyesuaian ejaan dan lafal Misalnya : Camera menjadikamera. 
b. Penyerapan dengan penyesuaian ejaan tanpa penyesuaian lafal Misalnya : Design menjadidesain.
c. Penyerapan tanpa penyesuaian ejaan, tetapi dengan penyesuaian lafal Misalnya : Bias menjadi bias


Bacalah teks berikut!
“Apa yang terjadi, Monyet? Mengapa semua binatang berlari sangat kencang?” tanya Kura-kura.

“Ada pemburu, Kura-kura. Ayo, cepat lari? Nanti kau tertangkap!" kata Monyet, panik.

14. Penulisan tanda tanya (?)pada kalimat  Ayo, cepat lari? tersebut tidak tepat, karena ....
    A. seharusnya ditulis dengan menggunakan tanda (,)
    B. seharusnya ditulis dengan menggunakan tanda (.)
    C. seharusnya ditulis dengan menggunakan tanda (!)
    D. seharusnya ditulis dengan menggunakan tanda (;)

  
Kunci: C
Pembahasan
Kalimat Ayo, cepat lari? tergolong sebagai kalimat perintah. Oleh sebab itu, kalimat tersebut harus menggunakan tanda (!)

Bacalah teks berikut!
Pantai Teluk Asmoro di Malang Selatan, akan membuat kamu jatuh cinta. Ada apa di sana! Pemandangannya: indah. Kita bisa main air, main pasir, kemping dan puas foto-foto.


15. Penulisan tanda tanya (!)pada kalimat teks Ada apa di sana! tersebut tidak tepat, karena ....
A. tanda seru (!) digunakan pada kalimat yang menyatakan perintah
B. tanda seru (!) digunakan pada kalimat yang menyatakan seruan
C. tanda seru (!) digunakan padakalimat yang menyatakan informasi
D. tanda seru (!) digunakan padakalimat yang menyatakan pertanyaan


Kunci: B
Pembahasan
Kalimat Ada apa di sana!tergolong sebagai kalimat tanya. Oleh sebab itu, kalimat tersebut harus menggunakan tanda (?)




Pengiriman Naskah:

gunemanonline@gmail.com
guneman_magazine@gmail.com

Naskah ditulis dengan hurup Time New Romans, 12, pasi 1,15 

Subscribe to receive free email updates:

1 Response to "CERDAS BAHAS SOAL UJIAN NASIONAL BAHASA INDONESIA SMP (1)"