PERAN SUKSES GURU DALAM UJIAN SEKOLAH


Oleh
Jamaludin

Ujian Nasional atau Ujian Sekolah Berstandar Nasional adalah wujud realisasi tanggung jawab pemerintah dalam pelayanan standar minimal bidang pendidikan.

Penilaian hasil belajar sebagaimana disebutkan pada pasal 66 ayat 1 PP Nomor 13 Tahun 2015 tentang SNP bahwa penilaian dilakukan melalui ujian sekolah/madrasah untuk menentukan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan. Untuk dapat mengikuti ujian sekolah/madrasah peserta didik harus mendapatkan nilai yang sama atau lebih besar dari nilai batas ambang kompetensi yang dirumuskan oleh BSNP, pada kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia, kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian, kelompok mata pelajaran estetika, serta kelompok mata pelajaran jasmani, olah raga, dan kesehatan.

Terlepas setuju dan tidak setuju dari pandangan para ahli dan pemikir pendidikan tentang pelaksanaan ujian akan tetapi faktanya di level grassroot masih menjadi phenomena yang manarik untuk dijadikan bahasan dan perhatian.
Bagi sekolah ujian nasional telah dirasakan sebagai kegiatan *tradisi* dari budaya pendidikan Indonesia yang wajib dilaksanakan setiap tahun oleh satuan pendidikan dan keberhasilan penata kelolaan sekolah masih diukur oleh pencapaian nilai tertinggi yang diraih peserta didiknya karena kelulusan siswa dalam ujian nasional sampai saat ini masih dianggap satu-satunya jalan mencapai keberhasilan belajar seseorang sedangkan jalan lain hanyalah jalan pelengkap saja dalam mencapai kesuksesan hidup manusia.

Suksesi proses penyelenggaraan ujian nasional melibatkan siswa, orang tua, dan sekolah. Keberadaan sekolah yang diperankan oleh guru dipandang memiliki peran sentral dalam sukses kegiatan dimaksud,
Peran fungsi guru akan lebih maksimal dalam membantu siswa dalam mencapai sukses ujian apabila strategi pembelajaran lebih dimaksimalkan pada:

*Pertama,* pembelajaran guru di sekolah yang biasanya cenderung bersifat umum, artinya pembelajaran terfokus pada semua siswa, diubah menjadi pembelajaran berbasis potensi individu dengan strategi ini dimungkinkan siswa yang memiliki keterbatasan dapat langsung mendapatkan bantuan pembelajaran secara spesifik individualistic dalam kontek pembelajaran utuh di kelas.

,_Kedua_, lakukan manajemen waktu pembelajaran siswa yang lebih efektif dan efesien,   Diakui waktu yang disediakan di sekolah cukup terbatas dan terbagi untuk semua mata pelajaran yang sama harus dikuasi oleh siswa.
Melalui bimbingan terstruktur siswa dibawa masuk kepada mental siap mengikuti ujian, sehingga tugas bimbingan yang diberikan tidak dipandang sebagai tugas untuk dikerjakan akan tetapi untuk dipahami oleh siswa.

*Ketiga,* desain pembelajaran yang dipahami dan bisa dilakukan oleh guru itu sendiri tidak mengarah untuk membuat siswa sibuk dalam belajar akan tetapi aktif memahami materi pembelajaran. Penuhi desain pembelajaran yang berinovasi, dan berkreasi dalam menciptakan classroom management yang tepat dan akurat sesuai d9engan ciri, bakat, dan karakteristik siswa.

Mudah-mudahan bisa dijadikan referensi dalam mencari solusi

  _Ciwidey, 3 Maret 2019_menikmati nuansa angan dalam tulisan_

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "PERAN SUKSES GURU DALAM UJIAN SEKOLAH"

Post a Comment