Edisi Pemberontakan Cinta di Petigaan

Sajak Èsèp M Zaini



pada suatu edisi tengah malam
Wiryo memberontak kepada cinta
membanting rasa yang menggelantung
di ujung jantung

orkes dangdut yang biasa menghayut
diporakporandakan hingga tak lagi berdenyut
kendang pengiring dendang si Mayang biduan Manglayang ditendang
Gitar sang raja dicabik-cabik hingga tak bersenar

si Mayang dalam sekejap dijadikan dayang
untuk mempogi cinta pertama yang terserang hama
sebab sang pujaan menyelinap di pertigaan

sebab cinta pertama telah hilang
kini cinta kedua ketiga keempat terpampang di sudut matanya yang jalang

"Aku juga ingin senang dan tenang seperti kang Enang," seru Wiryo sambil terbang menuju puncak Burangrang.


Cibubur, 6 April 2019

Esep M. Zaini. Pemimpin Redaksi Majalah Guneman

SEGERA MILIKI MAJALAH GUNEMAN

Nomor 2 Tahun V 2019


BAGI YANG MAU MENERBITKAN BUKU,  PENERBIT GUNEMAN SIAP MEMBANTU!




 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Edisi Pemberontakan Cinta di Petigaan "

Post a Comment