GURU IPS GARUT DILATIH PEMBUATAN KARYA TULIS ILMIAH


Garut.Guneman. Sabtu pagi sampai jelang tengah hari (27/7) bertempat di SMPN 1 Garut sekira 40 orang guru IPS SMP Kabupaten Garut mendapat pelatihan penyusunan karya tulis ilmiah berupa pembuatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan artikel untuk jurnal.
Kegiatan bertajuk Workshop Pembuatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan Pelatihan Penulisan Karya Tulis Ilmiah Bagi Guru IPS ini terlaksana atas kerjasama Prodi IPS Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial UPI dan MGMP IPS Kabupaten Garut melalui dana hibah UPI untuk pengabdian pada masyarakat.
Menurut Muhamad Iqbal, S.Pd., M.Si. selaku Ketua panitia, kegiatan workshop ini bertujuan untuk meningkatkan mutu guru IPS di Kabupaten Garut agar bisa membuat proposal PTK dan artikel publikasi, khususnya di International Journal Pedagogy Of Social Studies yang telah dibuat Prodi IPS.
Lebih lanjut Iqbal yang juga Dosen Prodi IPS FPIPS UPI ini menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan workshop ada tiga tahapan kegiatan yang harus diikuti peserta. Pertama,  peserta dipandu oleh Dr. H. Dadang Sundawa, M.Pd diajak untuk menganalisa permasalahan pembelajaran IPS di kelas dan membuat riset Penelitian Tindakan Kelas.
Selanjutnya di sesi kedua M. Iqbal memandu peserta secara teknis membuat artikel ilmiah baik berbahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Pada sesi akhir Mina Holilah, M.Pd memandu peserta terkait dengan kemampuan registrasi secara online ke jurnal yang ada di lingkungan UPI
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut , Totong, S.Pd. M.Si. yang hadir di lokasi setelah menghadiri kegiatan 1000 Siswa Giring Bola untuk Perdamaian, berharap ada kemajuan dari guru-guru IPS dengan menghasilkan prestasi, seperti membuat buku atau content e-learning mengenai IPS, juga mampu meningkatkan kualitas diri dan tampil terdepan dalam pembinaan akhlak peserta didik.
Peserta umumnya merasa puas dengan kegiatan workshop ini. Drs. Beni Kustiana, selaku ketua MGMP IPS Kabupaten Garut menilai kegiatan ini sangat penting terutama menurutnya kegiatan ini dapat membantu guru dalam memperlancar proses kenaikan pangkat.
Nurmala  dan Tika Sartika berpendapat hampir senada. Mereka sangat berkesan dengan kegiatan ini dan  berharap ada acara selanjutnya. Hanya saja mereka menyayangkan waktu yang tersedia terlalu sedikit sehingga tidak ada proses pembimbingan yang maksimal. Inginnya peserta dibimbing dari awal sampai akhir mengenai penulisan membuat PTK, artikel jurnal atau karya ilmiah lainnya dan ada artikel salah satu peserta yang dibahas dan dikritisi bersama sehingga tahu di mana letak kesalahannya. (Enang Cuhendi-Guneman)


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "GURU IPS GARUT DILATIH PEMBUATAN KARYA TULIS ILMIAH"

Post a Comment