SEHAT ITU MAHAL


Termometer, Sakit Kepala, Sakit, Pil


oleh Sumyati

"Nikmat Tuhanmu yang manakah  yang kamu dustakan" (Q.S. Ar- Rahman).

Sebuah Firman Allah dalam surat Ar-Rahman, mengingatkan umatnya untuk selalu bersyukur atas segala nikmat yang Allah berikan. Nikmat Allah tidak terhitung. Jika kita mendata satu persatu, mulai kita dilahirkan ke dunia sampai saat ini, tanpa kita sadari telah merasakan berjuta-juta kenikmatan. Namun, terkadang kita selalu saja lupa untuk bersyukur. Apa yang teringat dan tersimpan dalam benak kita, terkadang hanya kesulitan,  kesusahan, derita dan kecewa. Padahal berjuta nikmat yang telah kita rasakan lupa untuk mensyukurinya, "Subhanallah." 

Kesehatan merupakan suatu hal yang sangat penting dalam kehidupan. Bayangkan jika satu anggota tubuh kita merasakan sakit sekecil apa pun, maka anggota tubuh lainnya akan turut merasakan sakitnya. Misalnya, kaki kita terluka, gatal atau bengkak, maka kita akan merintih kesakitan. Terkadang gara-gara satu organ tubuh sakit, maka semua badan kita ikut meriang. Apa yang terjadi selanjutnya? Makan menjadi malas, tubuh lemah, aktivitas terganggu, pekerjaan dan program kita menjadi terbengkalai. 

Bagaimana kalau tubuh kita sehat?  Makan apa pun jenis makanannya, di lidah kita akan terasa enak. Tidur terasa nyenyak, walaupun hanya tergolek di atas tikar. Tubuh kita segar, sehingga otak dan pikiran kita mampu memecahkan berbagai persoalan hidup secara tenang. Apapun aktivitas dapat kita kerjakan. Enak bukan? 

Mari kita tengok di sebuah rumah sakit,  misalnya di RSKGM (Rumah Sakit Khusus Gigi dan Mulut), yaitu salah satu tempat rujukan kami berobat karena anak kami hendak mencabut kembali giginya yang minggu lalu masih belum tuntas. Kemarin kami berangkat setelah salat subuh pukul 05.00, tiba di RSKGM pukul 05.30. Kami mengantre panjang sekali. Tiba di pintu rumah sakit, hendak mengambil nomor antrian. Satpam berkata, "Maaf antrean sudah habis, silakan datang kembali besok. "

Bukan main kami kecewa. Di penghujung antrean pintu harapan tertutup. Terpaksa kami pulang membawa hati kecewa. Anakku sepanjang jalan menggerutu karena giginya sakit sekali, sejak giginya dicabut minggu lalu. 

Dengan diantar suami, hari berikutnya berangkat kembali ke rumah sakit pukul 04.00. Tiba di tempat pukul 04.30 pintu gerbang masih tertutup. Namun kerumunan orang di gerbang sudah banyak. Di situ kami menulis nama dan antrean, ternyata kebagian antrean kedua puluh. Alhamdulillah setelah tiba saatnya pintu di buka, kami bisa masuk. 

Semakin siang suasana rumah sakit semakin penuh. Tidak hanya warga Bandung, warga luar Bandung juga ada. Hal ini membuktikan untuk organ gigi dan mulut saja sudah demikian banyaknya. Belum lagi di RSU lainnya  yang menangani berbagai kasus kesehatan. 

Apabila kita survei ke beberapa rumah sakit di kabupaten dan Kota Bandung saja, mungkin lebih dari sejuta orang perharinya yang datang untuk berobat. Hal ini sebuah pertanda bahwa manusia ingin sehat. Tidak sedikit mereka mengeluarkan biaya untuk berobaat. Ada yang sampai menjual rumahnya untuk biaya pengobatan, ada yang meminjam ke bank dengan agunan tanah dan rumah. Dan banyak lagi cara mereka untuk berjuang melawan penyakitnya. Dengan demikian, jelas sekali bahwa sehat itu MAHAL. 

Kesehatan adalah salah satu nikmat Tuhan yang patut kita syukuri. Hal ini sering kita lupa, di kala sehat lupa untuk bersyukur. Akan tetapi setelah sakit baru menyadari, bahwa Allah sedang memberikan ujian, mencabut sebagian nikmat yang Allah anugerahkan kepada kita. Kita merintih, menangis dan berjanji akan menjaga kesehatan jika telah sembuh nanti. 

Bagaimana agar tubuh kita selalu sehat?  Banyak hal yang mesti kita upayakan agar kita tetap sehat. Walaupun datangnya sakit adalah kehendak Allah SWT. Tapi sekedar berusaha dan ikhtiar tetap harus dijalani. Biasakan pola hidup sehat mulai dari diri kita sendiri, mengurus kebersihan dan kesehatan badan, pola makan sehat, tidur teratur, lingkungan sehat, dan melakukan olahraga secara teratur. 

Manusia hanyalah berusaha, sedangkan takdir adalah Allah yang mengatur. Tak ada manusia yang mampu melawan takdir Allah. Hanya sebelum sesuatu menjadi takdir kita, manusia wajib berusaha dan berdoa. Menjaga kesehatan merupakan salah satu cara mensyukuri nikmat Allah. 

Bandung, 120719

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "SEHAT ITU MAHAL"

Post a Comment