CARA MUDAH MENGHAFALKAN ASMAUL HUSNA DI SEKOLAH


655313233


oleh  Dede Munajat (SMP Negeri 3 Gantar Kab. Indramayu)


Sekarang ini  khususnya pada  lingkungan pendidikan di Indonesia telah banyak melaksanakan program Asmaul Husna dalam mewujudkan lingkungan yang religius yaitu menanamkan nilai keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Agar setiap peserta didik menjadi insan yang berkarakter dan berbudi pekerti yang baik.
Asmaul Husna merupakan nama-nama Allah yang maha indah dan terbaik. Dalam Alqur’an, istilah asmaul husna disebut empat kali yakni dalam Surat Al A’raf ayat 180, Al Isra’ ayat 110, Thaha ayat 8 dan Al Hasyr ayat 24. Berikut ini adalah terjemahannya:
“Hanya milik Allah asmaul husna, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut asmaul husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam (menyebut) nama-nama-Nya. Nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan”. (QS. Al A’raf: 180)
Katakanlah: “Serulah Allah atau serulah Ar-Rahman. Dengan nama yang mana saja kamu seru, Dia mempunyai asmaul husna (nama-nama yang terbaik) dan janganlah kamu mengeraskan suaramu dalam shalatmu dan janganlah pula merendahkannya dan carilah jalan tengah di antara kedua itu”. (QS. Al Isra’: 110)
“Dialah Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia. Dia mempunyai asmaul husna (nama-nama yang baik)” (QS. Thaha: 8)
“Dialah Allah Yang Menciptakan, Yang Mengadakan, Yang Membentuk Rupa, Yang Mempunyai Asmaul Husna. Bertasbih kepada-Nya apa yang di langit dan bumi. Dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS. Al Hasyr: 24)
            Menurut para ulama bahwa asmaul husna memiliki beberapa keutamaan yang luar biasa diantaranya ada tiga, yaitu dikabulkannya do’a, apabila seorang hamba berdo’a kepada Allah dengan menyebut nama-namaNya yang baik; dianjurkan mempelajarinya, menurut tafsir Ibnu Kasir tentang do’a asmaul husna bahwa seorang sahabat bertanya wahai Rasulullah apakah kami boleh mempelajarinya ? Benar, dianjurkan bagi setiap orang mendengar dan mempelajari asmaul husna; Akan masuk surga, dalam Hadist riwayat Buhkari dan Muslim “Sesungguhnya Allah memiliki 99 nama, seratus kurang satu. Siapa yang menghafalnya, maka ia akan masuk surga.” Kebanyakan ulama menerangkan bahwa jumlah nama – nama asmaul husna ada 99, tetapi ada juga yang menyebutkan lebih dari seratus. Untuk beberapa kalangan instansi baik pemerintah maupun swasta yang melaksanakan program asmaul husna banyak yang memakai 99 nama Allah.
Ada beberapa model cara menghafal asmaul husna dan yang terkenal pada masa sekarang di lingkungan pendidikan yang diperkenalkan oleh Dr. Ari Ginanjar Agustian yaitu sebagai pendiri ESQ Leadership Centre, berkat pengalaman rohaninya ketika pada saat beliau berangkat haji pertama kali pada tahun 2000. Menurut Master Trainer ESQ ini, mengenai keberangkatannya ke Tanah Suci menjadi suatu yang tidak terduga. Pada saat itu  sesungguhnya beliau sedang tidak mempunyai uang, tapi tiba-tiba ia menerima transfer sebesar Rp. 99 juta dari PT Matshushita Cibitung piutang yang sudah tidak lagi ia catat. Saat di Arafah ketika Wukuf ia membaca Asmaul Husna, setiap nama Allah ia baca 33 kali. Hari itu turun hujan deras di Arafah. Hujan yang termasuk langka itu. Momentum itulah yang membuat beliau ingin berjuang untuk membangkitkan kembali Asmaul Husna di Indonesia. Mengenai nada yang dilantunkan, menurut Ary tiba-tiba tercetus saat di depan Kabah yang dibaca berulang-ulang. Kemudian program Asmaul Husna pada saat ini pun dikembangkan lagi oleh murid yaitu Ridwan Mukri yang ditayangkan oleh Televisi Republik Indonesia setiap minggu agar lebih memasyarakat di tanah air.  Sehingga dengan program ini semakin banyak juga sekolah yang melaksanakannya termasuk mengikuti metode yang diterapkan oleh Dr. Ari Ginanjar Agustian dengan menggunakan teknik pengucapannya dengan empat bagian nama asmaul husna setiap pengucapannya. Dari mulai kata ya Allah, ya Rahman, ya Rahim, ya Malik ini satu bagian. Ya Quddus, ya Salam, ya Mukmin, ya Muhaimin ini juga satu bagian. Sampai bagian akhir ya Roshid, ya Shobur, ya Allah, ya Allah. Bila dibagi ke dalam empat nama setiap pengucapan, maka ada sekitar dua puluh enam bagian. Agar lebih mudah menghafalnya yang telah dipraktikkan di sekolah penulis dengan cara setiap hari harus hafal empat nama Allah, dengan cara menghafalnya setelah selesai melaksanakan shalat fardhu. Setelah bagian yang pertama hafal, maka dilanjutkan dengan bagian kedua dan seterusnya. Dengan catatan jangan dulu ke bagian selanjutnya bila bagian sebelumnya belum hafal, karena akan membuat susah untuk menghafalnya. Sebagai perbandingan ada yang menggunakan media musik seperti karya Opick dengan lagu asmaul husna. Cara yang dilakukan menghafal  dengan cara bertahap dan membagi dalam beberapa kelompok nama baik Allah, yang disesuaikan dengan lirik dan alunan musik (hafal satu kerlompok dulu, baru jika sudah hafal beralih ke kelompok selanjutnya). Setiap kelompok nama baik Allah ini memiliki kosa kata atau padanan kata, baik memiliki arti yang hampir sama atau mendukung maupun arti yang berlawanan, hal ini memudahkan kita dalam menghafal kata seperti setelah ya Samii, pasti ya Bashiir (Maha Melihat – Maha Mendengar), setelah kata ya Awwal, pasti ya Akhir. Kemudian ya Dzahiir ya Bathiin (memiliki makna yang berlawanan Maha Nyata – Maha  Ghaib). Pembagian kelompok nama – nama baik Allah ke dalam empat kelompok besar, yaitu sebagai berikut : 
Kelompok I antara lain ya Allah, ya Rahman, ya Rahim. Ya Malik, ya Quddus, ya Salam, ya Mukmin, ya Muhaimin. Ya Aziz, ya Jabbar, ya Mutakabbir, ya Khaliq, ya Baari, ya Mushowwir, ya Ghoffar, ya Qohhaar. Ya Wahaab, ya Rozzaq, ya Fattah, ya Aliim. Ya Qabidh, ya Baasith, ya Khafidh, ya Rafii. Ya Mu’izzu, ya Mudzillu, ya Samii, ya Bashiir. Ya Hakam. Ya ‘Adl, ya Lathiif, ya Khabiir. 
Kelompok II antara lain ya Haliim, ya Adzim, ya Ghafuur, ya Syakuur. ya ‘Aliyu, ya Kabiir, ya Hafidz, ya Muqiit. Ya Hasiib, ya Jaliil, ya Kariim, ya Raqiib, ya Mujiib. Ya Wasi’, ya Hakiim, ya Waduud, ya Majiid. Ya Basits, ya Syahiid, ya Haqq, ya Wakiil. Ya Qawiy, ya Matiin, ya Walii. (La illaha illalahu la illaha illalahu …)
Kelompok III antara lain ya Hamiid, ya Muhshi. Ya Mubdi, ya Muiid. Ya Muhyi, ya Mumiit, ya Hayyu, ya Qayyum. Ya Waajid, ya Maajid, ya Waahid, ya Ahad, ya Shamad. Ya Qaadir, ya Muqtadir, ya Muqaddim, ya Muakhir, ya Awwal, ya Akhir. Ya Dzaahir, ya Baathin, ya Waali, ya Muta’ali. Ya Barr, ya Tawwaab, ya Muntaqim, ya Afuw, ya Ra’uuf. Ya Malikul Mulk, ya Dzul Jalali wal Ikram. (La illaha illalahu la illaha illalahu …)
Kelompok IV antara lain ya Muqsith, ya Jaami, ya Ghani, ya Mughnii. Ya Maani, ya Dharr, ya Naafi. Ya Nuur, ya Haadi, ya Badii, ya Baaqii. Ya Warits, ya Rosyiid, ya Shobuur.
Program yang dilakukan oleh Ary Ginanjar Agustian, yaitu untuk menyebarkan Asmaul Husna ke seluruh Indonesia dengan program yang dinamakan dengan GEMAH yaitu Gerakan Moral Asmaul Husna, Ary Ginanjar berharap di tahun 2020 kaum muslimin di Indonesia sudah makin mengenal dan menjunjung tinggi nilai-nilai Asmaul Husna ini. Sehingga kebobrokan moral di Indonesia seperti korupsi akan berkurang karena manusia mengamalkan sifat jujur, maka dari itu kita harus mendukung program ini untuk menjadikan anak bangsa menjadi insan yang disamping berpretasi juga berkarakter.
            Jadi supaya sukses dan lancar dalam mempelajarinya maka setiap memulai menghafalnya dengan ucapan “Bismillahirrahmanirrahim”dan semoga Allah Yang Maha Kuasa meridhoi. Aamiin.




Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "CARA MUDAH MENGHAFALKAN ASMAUL HUSNA DI SEKOLAH"

Post a Comment