Bagai Tersekat Dinding Kaca


Oleh : Naufal Fawwaz Dienulloh

Dalam dekap semburat jingga persandingan senja
Nafas cemas berbaur kata bungkam membisu hanya
Kepada raga yang fana bersarang jiwa kekal adanya
Kepada rasa yang dengannya terbayang akan hampa

Mata air deras mengalir, jernih terpancar sinaran kehidupan
Diteranginya ketidaktahuan dengan gugus ilmu, pengajaran
Disiraminya benih cinta manusia agar subur ladang peradaban
Buih-buih sengsara terempas teguhnya gelombang keyakinan

Sendratari aurora menentang gagah mega angkasa raya
Ambang batas pertautan roh dengan sangkar jiwanya
Lumbung derita karena tergoda murka dalam angkara
Deru semu nafsu tiada jera kerangka jiwa terluka sekala

Merajalela kuasa karsa mendesak mata pada batasan cakrawala
Menjahit telinga adakala hujat dan umpat bersengketa pula
Jemari hati merangkai kata terbingkai tatanan beraksara kirana
Tiada kepada rela yang menjadikannya selalu bermakna

Rupanya pengelana renta cakranya berkacakan telaga sukma
Dikejutkannya oleh maut yang singgah di dermaga, tiba-tiba
Kiranya dunia telah lapuk remuk termakan jatah usia, sia-sia
Sangkala habis masanya seketika tergilas sang baka

Andai kata cangkir pikir terisi lagi, kan kuhabisi renungi arti
Andai kata peta mata tampak lagi, kan kulintasi sungai emosi
Andai kata jangkar dengar terjerat lagi, kan kuisi melodi suci
Akan tetapi, raga telah bercerai nyawa kini jadi semati sunyi

Lihat saja saat nafas mengalir lagi dalam darah jantungku, aku takkan dapat dirayu!
Biarkan iblis sentuh kulitku, akan kutabrak daging lepuh itu!
Biarkan ia menabrak dagingku, akan kupatahkan tulang lumpuh itu!
Biarkan ia patahkan tulangku, agar dapat kurampas nyawa angkuh itu!

Tetapi mengapa haluanku bagai tersekat dinding kaca?
Wahai semesta! Mengapa kata kunci dua dunia tak lagi dapat terbaca?
Wahai Pencipta! Inikah masa pertimbangan amal di atas neraca?
Mengapa tangan-kakiku pada mencerca, mulutpun membatu layaknya arca?

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Bagai Tersekat Dinding Kaca "

Post a Comment