LIMA CARA JITU TEMBUS TES CPNS SISTEM CAT

oleh  Siti Nurlatifah

Tahun 2018 Indonesia menjadi  tuan rumah ASEAN GAME. Ada wacana bahwa setelah itu  akan dibuka perekutan CPNS sistem CAT. Begitu mendengar kabar itu, penulis merasa termotivasi. Tiba saatnya pendaftaran CPNS pun dibuka. Entah mengapa hati berdebar antara optimis dan pesimis, sebab sebulan lagi usia sudah 35 tahun.

Dalam peraturaan baru, pemerintah menerapkan sistem Computer Assisted Test (CAT) untuk seleksi penerimaan CPNS. Prosedur tes CPNS semakin praktis dan efisien. Sehingga peserta dapat dikontrol langsung melalui server. Menurut BKN yang dimaksud dengan pengertian CAT adalah suatu metode seleksi dengan alat bantu komputer yang digunakan untuk mendapatkan standar minimal kompetensi dasar bagi pelamar CPNS. Standar kompetensi  dasar CPNS diperlukan untuk mewujudkan profesionalisme PNS dan CAT dipercaya bisa menjamin standar kompetensi dasar CPNS dalam TKD.

Soal TKD (Tes Kemampuan Dasar) CAT CPNS dibuat oleh BKN dengan tiga jenis bidang pengujian yaitu Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensi Umum (TIU), dan  Tes Karakteristik Pribadi (TKP). Adapun passing grade dari masing-masing bidang adalah TWK 80, TIU 85, dan TKP 143.
Dengan adanya perekrutan CPNS sistem CAT, penulis termotivasi untuk mengikutinya karena lebih transparan walau usia tak lagi muda sebab sudah hampir 35 tahun. Penulis berharap cita-cita dan harapan orangtua untuk memiliki anak PNS bisa terwujud. Sejak adanya kabar tentang perekrutan CPNS itu,  penulis pun berusaha selalu update info dari media sosial.

Awal Oktober dibukalah pendaftaran CPNS. Setelah berhasil cetak kartu ujian, selanjutnya fokus mengatur waktu belajar karena emak-emak yang masih memiliki anak usia dini harus pandai memanajemen waktu, kapan saatnya belajar, kapan saatnya mengurus anak dan keluarga. Inilah yang kadang menjadi kendala seorang wanita karier. Segala kesempatan yang ada selalu dimanfaatkan untuk belajar. Supaya bisa memenuhi passing grade TKD.

Mungkin sudah bukan menjadi hal yang aneh ketika seorang emak-emak model belajarnya dengan cara instan. Di youtobe banyak menyajikan cara cepat dalam mengerjakan soal TKD dalam waktu yang singkat. Fasilitas inilah yang penulis manfaatkan untuk belajar, karena padatnya aktivitas dari pagi sampai malam.

Tanggal 8 Nopember 2018 Kab. Subang melaksanakan TKD di Bandung dengan alokasi waktu 90 menit untuk 100 soal, yaitu 30 soal TWK, 35 soal TIU, dan 35 TKP.  Penulis kecewa karena gagal di TKP. Namun jika ditotal nilai yang didapatkan penulis tertinggi dari seluruh peserta yang satu formasi. Mungkin tidak hanya penulis yang merasakan kecewa,tapi mayoritas peserta juga merasakan hal yang sama. Ekspresi wajah mereka terlihat jelas saat semua peserta keluar dan melihat hasil TKD di monitor depan pintu masuk ruang ujian. Walau demikian penulis bangga dengan sistem CAT karena begitu transparan, semua orang bisa memantau hasil tes.

Setelah beberapa minggu, terdengar berita yang cukup viral tentang penurunan passing grade dan pe-ranking-an dari BKN. Alasanya karena nilai TKD di daerah hanya 10% yang memenuhi PG. Berita itu viral di medsos maupun di televisi. Penulis pun kembali optimis. Inilah saatnya seorang hamba untuk berdoa dan berserah diri kepada-Nya setelah berusaha maksimal. Dengan dikeluarkanya Permen PANRB No. 51 tentang pe-ranking-an nilai TKD untuk setiap formasi, suasana di media sosial dan televisi menjadi ramai. Banyak  pro dan kontra dari masyarakat tentang kebijakan baru. Bagi penulis, dengan dikeluarkanya Permen PANRB No. 51 adalah sebuah keajaiban dari doa yang selama ini dipanjatkan, karena dengan pe-ranking-an penulis bisa mengikuti tes selanjutnya yaitu TKB (Tes Kemampuan Bidang). Akhirnya dengan ridlo Nya penulis lulus CPNS di tahun 2018 dengan usia 35 tahun.

Dari pemaparan di atas, penulis menyimpulkan cara jitu untuk tembus CPNS sistem CAT. Lima cara itu adalah:

Niat yang Lurus
Sebagaimana telah dijelaskan dalam sebuah hadis bahwa amal itu tergantung niatnya, dan hanya mendapatkan sesuai dengan niatnya. Oleh karena itu apabila niat itu benar dan ikhlas karena Allah maka amal itu akan diterima dengan izin Allah. Alhamdulillah penulis sudah merasakanya, karena niat awal untuk ikut CPNS adalah untuk membahagiakan orangtua dan membantu suami dalam perekonomian.

Ikhtiar Maksimal
Menurut bahasa ikhtiar berarti memilih. Selanjutnya diartikan sebagai berusaha, karena pada hakekatnya orang yang berusaha adalah berarti memilih. Sehingga ikhtiar berarti melakukan suatu kegiatan dengan maksud untuk memperoleh hasil yang dikehendaki. Banyak ayat Al-Quran maupun hadis yang menyuruh kita untuk selalu ikhtiar. Oleh karena itu, sudah seharusnya jika ingin lulus CPNS harus banyak latihan soal tentang TIU, TWK, TKP. Namun penulis sadari, bagi kita yang usia tidak lagi muda harus punya teknik tersendiri untuk belajar. Artinya kita yang sudah mempunyai kesibukan di luar dan mengurus keluarga harus mempunyai cara yang tepat untuk tetap bisa belajar di sela-sela kesibukan. Di sini penulis menawarkan belajar melalui youtobe yaitu tentang trik mengerjakan soal CPNS CAT dengan waktu yang singkat. Cara inilah yang digunakan penulis selama belajar untuk persiapan tes CPNS dan alhamdulillah berhasil.

Berdoa
Manusia adalah makhluk lemah yang membutuhkan sandaran untuk memberikan kekuatan pada dirinya, ketika segala kekuatan di luar dirinya tidak mampu lagi menopang dan menunjang dirinya. Pada saat inilah manusia mendekatkan diri kepada Allah dengan segala doa dan harapan. Jadi doa berfungsi sebagai sarana pengaduan manusia, memohon pertolongan kepada Allah untuk melepaskan diri dari kesulitan dan penderitaan. Dengan doa inilah penulis merasakan sebuah keajaiban yang luar biasa di saat dikeluarkannya kebijakan baru yaitu Permen PANRB No. 51 tentang pe-ranking-an nilai TKD. Namun perlu diingat, bahwa setiap doa yang dipanjatkan harus dibarengi dengan keyakinan yang kuat dan rasa optimis.

Doa Restu Suami ( bagi yang sudah Menikah) dan Doa Restu Orangtua
Penulis meyakini bahwa doa seorang ibu bagi seorang anak adalah sebuah senjata terampuh, namun bagi wanita yang sudah menikah, doa restu suami menjadi yang pertama. Memang demikian adanya, penulis menyadari bahwa kesuksesan seorang istri dalam berkarir adalah karena restu dari suami. Alhamdulillah dari awal hingga lulus CPNS penulis selalu meminta doa suami  dan orangtua, bahkan anak-anak pun ikut serta mendoakan di setiap selesai salat.

Tawakal
Tawakal adalah sikap berserah diri dengan pasrah kepada Allah atas segala usaha yang telah diupayakan. Penulis menyadari betul bahwa manusia boleh merencanakan sesuatu namun keputusan akhir tetap Allah yang menentukan. Allah lebih tahu yang dibutuhkan hambanya bukan yang diinginkan hambanya.

Demikianlah pemaparan lima cara jitu tembus CPNS sistem CAT. Semoga pemaparan ini bisa mengispirasi kita semua untuk ikhtiar dan doa yang maksimal dalam mengikuti tes CPNS di tahun-tahun berikutnya. Penulisnya mengucapkan mohon maaf apabila masih banyak kekurangan dalam penulisan.

TENTANG PENULIS
Penulis bernama Siti Nurlatifah, beragama Islam Lahir di Jombang 4 Nopember 1983 yang bertugas sebagai Guru Kelas di SD Negeri Hegarmanah Kecamatan Pusakajaya Kabupaten Subang, tepatnya di Jalan Karanganyar Desa Kebondanas Kecamatan Pusakajaya. Sebelum menjadi guru kelas di SD Negeri Hegarmanah, penulis mengajar di TK sebuah yayasan di Jombang, kemudian pindah ke Kabupaten Subang dan mengajar di SDIT AL-HIDAYAH Kecamatan Pusakajaya dari tahun 2011 sampai 2018. Alhamdulillah tahun 2018 lulus CPNS dan pindah tugas ke SD Negeri Hegarmanah. Alamat penulis di Dusun Kebondanas rt/rw 08/02 Desa Kebondanas Kecamatan Pusakajaya Kabupaten Subang. No telp 081320204544 dengan email nurlatifahelfaza09@gmail.com

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "LIMA CARA JITU TEMBUS TES CPNS SISTEM CAT"

Post a Comment