Aku Dalam Damai

Oleh Mardiah Alkaf

Ada namun tak ada
Adanya hanya ambisi yang bahagia
Lupa kalau ada karena tak ada
Pesta pora kata beracun yang menghardik
Serasa aku hakim kebenaran
Hanya aku sang pemilik nirwana
Huuuh ....
Dalam khayalku kamu penghuni neraka
Dia hanya milikku
Memang kataku adalah ilham penghuni langit

Berhentilah ...
Aku menyaksikan aliran darah di nadimu
Istirahatlah berpesta keakuaan
Aku hanya menurunkan debu kuasaKu
Agar kalian senyap
Agar kalian hening sejenak
Mengertikah?

Hanya sedikit  yang mampu menerima isyaratku
Padahal,  debuku belum seberapa
Namun,
kalian sudah terjatuh dalam kubangan lumpur
Lari terbirit-birit ingin menggapai dinding baja
Larilah!
Semakin jauh langkahmu, Aku semakin mendekat

Lelah ....
Terpuruk ....
Terjerembab ....
Tunjukkan kalau pesta katamu seindah pelangi!
Tunjukkan kalau otakmu dari surgawi!
Mampukah?

Saatnya hening ....
Carilah Aku dalam kaca kalbu bening
Aku ada dalam kesucian nurani
Aku bersemayam bersama kesejukkan
Membawa semilir kedamaian mutiara kata
Damai menghembuskan tiupan angin bukit
Aku ada,  dalam damai


Padalarang
16.52 Sabtu 4 April 2020
Mardiah Alkaff

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Aku Dalam Damai"

Post a Comment