PRAKTEK KERJA LAPANGAN BUKTI EKSISTENSI DAN KUALIFIKASI SISWA DAN SEKOLAH

Oleh Vera Verawati

Ada yang berbeda hari ini dibengkel mobil KURNIA MOTOR yang terletak di desa Karangmangu Kuningan.  Lima siswa laki-laki  berseragam praktek dari SMK PERTIWI KUNINGAN sedang sibuk memperbaiki sebuah mobil bak yang tiba-tiba mogok tak jauh dari bengkel, pemilik bengkel Kang Yanto dengan telaten dan sabar memberi instruksi pada kelima siswa tersebut dengan memberi tugas yang berbeda pada setiap anak. Rutinitas itu sudah hampir sebulan berjalan, siswa-siswa tersebut tidak lagi terlihat kikuk dan takut melakukan tugasnya masing-masing. Meski awal kedatangan mereka terlihat takut-takut namun setelah diyakinkan pemilik bengkel akhirnya mereka mulai terlatih.   
Keterampilan diera millenial ini sangat dibutuhkan karena makin tingginya mobilitas seseorang akan semakin tinggi kebutuhan akan jasa, berbagai bentuk jasa tentunya termasuk service kendaraan bermotor. Disamping keahlian dibidang yang sesuai dengan jurusan pendidikan setiap siswa tentu kreatifitas siswa dituntut agar bertambah pengetahuan saat melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL), selain melihat kualifikasi siswa dalam menguasai pelajaran yang telah dijalani sekaligus melihat hasil penerapan dilapangan untuk menambah eksistensi siswa menuju jenjang berikutnya. Tidak saja penerapan teoritis namun Praktik Kerja Lapangan juga mendidik siswa dalam berkomunikasi baik dengan pemilik (Owner) jasa/industri maupun dengan Konsumen pengguna jasa/industri tersebut.

Praktik Kerja Lapangan (PKL) merupakan bentuk kerjasama yang saling menguntungkan, menurut kang Yanto (Pemilik bengkel KURNIA MOTOR) dengan adanya siswa-siswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) sangat terbantu dalam menyelesaikan pekerjaannya, mengingat setiap hari makin banyak kendaraan yang perlu perbaikan, yang biasanya dia mengerjakan 2 hari untuk satu kendaraan ssekarang bisa setengah hari menyelesaikannya, karena dibantu kelima siswa PKL. Mulanya sedikit kerepotan saat meminta mereka mengerjakan namun seiring seringnya mereka diarahkan akhirnya mereka menguasai sepenuhnya mesin-mesin kendaraan tersebut. Nur Kholiq Irnawan (XI TKRO 3), Irvan Nurrahman (XI TKRO 3), Yoga Saputra (XI TKRO 5), Muhammad Ridwan  (XI TKRO 3), Ramadhan Pieter Aidin (XI TKRO 2), kelima siswa dari SMK PERTIWI KUNINGAN  tersebut begitu antusias menerima setiap arahan pemilik bengkel (owner), tak sungkan mereka bertanya saat dirasa ada yang kurang difahami, dan bijaknya pemilik bengkel sendiri tidak pernah memarahi ketika siswa melakukan kesalahan sebaliknya memberi mereka pengertian agar belajar dari kesalahan yang dilakukannya.

Dibengkel ini mereka tidak saja diajari tentang mesin kendaraan dan permaasalahannya tapi juga belajar menggunakan mesin las, walhasil mereka berhasil membuat sebuah pagar besi  meski dengan bentuk sederhana namun keseriusan dan tanggungjawab mereka terlihat saat mengerjakannya, semua siswa diminta satu persatu belajar menggunakan mesin las dilengkapi dengan alat pengamannya. Selama Praktik di lapangan pihak sekolah mengadakan monitoring setiap seminggu sekali sekaligus memeriksa hasil kerja siswa untuk mengetahui sejauh mana perkembangan siswanya serta memeriksa jika ditemukan masalah di lokasi Praktik baik pada siswa sendiri atau kinerja siswa, sekaligus menjaga hubungan baik antara pihak sekolah dengan pemilik bengkel/industri. 

Jarak tidak menyurutkan kelima siswa ini yang selalu datang tepat waktu, bahkan lebih awal dari pemilik bengkel sendiri, kedekatan yang terjalin antar siswa dan pemilik bengkel begitu akrab, disela-sela waktu luang mereka bekerja diiringi alunan musik yang dipilihkan para siswa, sesekali makan bersama dengan nasi liwet dadakan, hubungan seperti inilah yang dibutuhkan siswa untuk mengurangi ketegangan selama proses praktik di lapangan. Serta menghapus rasa lelah mereka yang masih sangat muda untuk merasakan kerja keras. Nyatanya sangat baik untuk melatih keterampilan serta penyesuaian diri agar kelak ketika selesai menempa jenjang pendidikannya, mereka menjadi pribadi-pribadi yang kompetibel dan siap menjalani persaingan di dunia kerja yang makin kompetitif ini, harapan ini diungkapkan kang Yanto pemilik bengkel KURNIA MOTOR. Dengan adanya Praktik Kerja Lapangan ini semoga mampu menciptakan sumber daya manusia yang berkredibitas baik. Dan siap menghadapi tantangan zaman kedepannya. Bravo SMK PERTIWI KUNINGAN,semoga lebih baik lagi. (Vera, 070320)


    

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "PRAKTEK KERJA LAPANGAN BUKTI EKSISTENSI DAN KUALIFIKASI SISWA DAN SEKOLAH"

Post a Comment