RAHMAT



Pemirsa yang insyaallah dirahmati Allah,
Banyak orang yang ingin mendapatkan rahmat. Maka, banyak orang saling mendoakan, "Semoga Allah merahmatimu!"
Namun, apakah semua orang bisa mendapatkan rahmat? Bagaimana cara kita untuk mendapatkan rahmat Allah? Memangnya, apa sih rahmat itu? Mari satu per satu kita jawab.

Pemirsa,
Rahmat terdiri dari tiga huruf _râ’_, _hâ’_, dan _mîm_. Menurut Ibnu Faris dalam _Maqâyîs al-Lughah_, setiap kata Arab yang berakar dari tiga huruf _râ’_, _hâ’_, dan _mîm_ memiliki arti dasar ‘kelembutan, kehalusan dan kasih sayang’. Sedangkan menurut al-Ashfihani dalam _Mufradât Alfâdzh al-Qur’an_, kata rahmat berarti ‘kelembutan yang menuntut berbuat baik kepada yang disayangi’. Terkadang rahmat hanya khusus berate ‘kelembutan’. Kadang juga hanya berarti ‘berbuat baik’.

Nah, pemirsa yang mudah-mudahan dirahmati Allah,
Bila kita dirahmati Allah, berarti Allah SWT mengaruniakan sifat kelembutan, kehalusan dan kasih sayang kepada kita. Saya membayangkan, alangkah aman dan damainya dunia ini bila semua orang mendapatkan rahmat. Tidak akan ada peperangan, permusuhan, pertengkaran, iri dengki, dan lain sebagainya. Pastinya akan serasa di surga. Nikmatnya. Bilakah itu terjadi?

Pemirsa yang mendambakan rahmat Allah,
Saya jadi teringat sesuatu. Suatu kali, saya pernah membuntuti salah satu angkot jurusan Cibedug-Sukasari. Tak perlu penasaran mengapa saya membuntuti angkot tersebut. Nah, pada kaca belakang angkot tersebut tertempel stiker sederhana _made in_ Fajri (99,3) FM yang bertuliskan "Islam adalah Solusi". Lalu, apa hubungannya cerita ini dengan pembicaraan kita?

Pemirsa,
Bukankah kita sering mendengar "Islam rahmatan lil 'Alamin" yang artinya "Islam adalah rahmat bagi seluruh alam". Jelaslah bahwa hanya dengan ber-Islam, kita akan mendapatkan rahmat. Hanya orang yang ber-Islam dengan benar yang akan dikaruniai sifat kelembutan, kehalusan dan kasih sayang. Maka bohong Islamnya bila ia mengaku Islam tetapi masih suka mencela, mengumpat, menebar virus permusuhan. Bohong Islamnya bila ia mengaku Islam tetapi orang lain merasa terganggu, terancam, terzalimi oleh perilakunya. Benarlah kata-kata pada stiker angkot itu, "Islam adalah Solusi".

Pertanyaannya kemudian adalah sudah seriuskah kita dalam ber-Islam? Tahukah kita perihal rukun Islam? Sudah benarkah kita mengamalkan rukun Islam? Ada berapa rukun Islam? Kapan kita masuk Islam?

Pemirsa,
Sepertinya saya kewalahan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang saya buat sendiri. Mohon maaf bila tidak semua pertanyaan mendapatkan jawaban yang mengena. Saya kira, ini adalah PR kita bersama. Bolehlah kita kerjakan bersama-sama. Berdiskusi dan saling bertukar jawaban. Hanya dengan rahmat Allah-lah, kita masuk surga. Semoga kita mendapatkan limpahan rahmat (kasih-sayang) Allah SWT. Aamiin.

Alfakir,
ÉDYAR RM
[Kamar Isteri, 02/04/2020 | 00:30]

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "RAHMAT"

Post a Comment