Belajar Menulis di Media Sosial

oleh Kiki Oke Ys

Mengikuti grup menulis di media sosial (Facebook) memang asyik, sangat menyenangkan. Bisa berinteraksi dengan warga secara langsung, berdiskusi mengenai kepenulisan. Selain bertambah teman dan saudara, keakraban di dunia maya serasa memiliki keluarga baru. Meski tak pernah jumpa, kedekatan dan kesamaan hobi menyatukan dalam silaturahmi dunia maya.

Setiap grup memiliki karakter masing-masing seuai tujuan yang diharapkan. Terjadi interaksi pembelajaran, tampilan karya, apresiasi, dan kritikan membangun untuk koreksi kepenulisan ke arah yang lebih baik, semuanya menjadi satu kesatuan.

Yang perlu diperhatikan dalam pergaulan sastra gawai adalah saling menghargai terhadap hasil karya orang lain. Bagi warga yang cerdas ini adalah sebuah peluang dan ajang pembelajaran dengan banyak membaca dan memperhatikan karya orang lain. Namun, perlu diperhatikan juga tatkala menyukai karya orang lain harus menggunalan etika yang santun dan izin dari pemilik karya.

Sering terjadi 'pencaplokan' karya orang dengan tidak etis, tanpa mencantumkan nama penulisnya dan kadang diakui sebagai salah satu hasil karyanya. Ini yang sering merugikan para penulis. Meski dunia maya rentan dengan plagiasi, secara langsung karya penulis dapat dinikmalati siapa saja, di mana saja, dan kapan saja. Dengan mudah diakses dapat diapresiasi para pembaca.

Salah satu yang membuat para penulis pemula termotivasi, para moderator atau para penulis berpengalaman dengan sukarela membagikan pengalaman bagaimana cara menulis dengan baik, sesuai dengan tema grupnya masing-masing. Mereka adalah para kritikus yang memberi penilai terhadap sebuah karya penulis, dengan teknik dan penyampaiannya masing-masing.

Hal ini tidak menjadi sesuatu yang menakutkan, karena semua ada hikmah di balik karya, yakni untuk lebih baik ke depannya, juga harus merasa bersyukur ketika karya atau tulisan dikritik oleh ahlinya.

Namun ada lagi hal yang berbeda, mereka menawarkan kelas-kelas online dengan biaya tertentu sebagai imbalan bimbingan mentransfer ilmu, yang di dalamnya terselubung penawaran buku-buku karya mereka sebagai panduan dalam menulis, atau contoh hasil karya tulisan. Memang menguntungkan sebagai salah satu trik bisnis online.

Apakah itu salah?

Tentu tidak!

Itu sebagai suatu kewajaran dalam dunia kepenulisan. Konsekuensi harga untuk sebuah karya berkualitas, sehingga dengan hadirnya tulisan dalam bentuk buku dapat mengapresiasi karya dengan menghindari plagiasi.

Ada plus dan minus ketika menulis di media sosial

Kelebihanya adalah mudah diakses, maka tulisan itu cepat menyebar dan diketahui khalayak, informasi cepat tersampaikan kepada pembaca. Kemudian secara tidak langsung menjadikan ajang promosi tulisan, sehingga pembaca akan mengenal penulisnya. Dikenal karena hasil tulisannya.

Ketika tulisan tersebut berterima, maka penulis dengan penuh semangat akan banyak membuat karya dengan ciri khas dan karakternya yang membuat para pembaca ketagihan membaca.

Berbeda dengan melalui buku, tidak semua orang berkenan untuk datang mencari dan membeli buku di toko buku.

Namun, waspada itu penting. Niat dan tujuan untuk belajar dimanfaatkan dengan baik, hal-hal negatif pun banyak, seperti menjadi ajang curhat satu sama lain, persahabatan yang di luar batas dan mencari keuntungan melalui penipuan.

Harus dipahami pergaulan dunia maya, itu tidak lain dari pertemanan di ruang imajinasi. Ada tulisan setiap saat tanpa melihat penulisnya. Berkomunikasi langsung tanpa mengenal siapa lawan percakan yang sebenarnya. Untuk itu dapat dikatakan serius juga tidak serius. Selama banyak manfaatnya, beruntung bisa belajar, dan apabila banyak madharatnya maka ditinggalkan saja.

Bagi yang mempunyai jiwa petualangan dalam tulisan, mulailah tuangkan imajinasinya dalam bentuk tulisan, berselancar di dunia maya, selain itu ingin memberikan kebermanfaatan untuk orang lain.

Semua itu dapat disampaikan melalui tulisan supaya bisa abadi karena terdokumentasikan melalui tulisan.

Pembaca dan penulis merupakan dua sisi yang tak terpisahkan. Biasakanlah menulis apapun yang bermanfaat untuk diri sendiri dan orang lain.

=oOo=

Selamat Hari Pendidikan Nasional
2 Mei Tahun 2020

Semoga pendididikan di negeri tercinta ini bisa lebih baik dan berkualitas.
Aamiin

'Menulis dapat mengikat makna informasi yang tersampaikan'

Tasikmalaya. 02.05.20

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Belajar Menulis di Media Sosial"

Post a Comment