Kepada Pemilik Negeri

 oleh Muhammad Taufik, S.Pd., M.Si


kibas bendera merah putih tak mampu menghempaskan kutu-kutu

teriak NKRI harga mati pun dijadikan senjata yang siap menusuk dan mengoyak negeri

bahkan lantunan ayat suci dan teriakan Allahu akbar pun jadi permainan baru

kita lupa dulu ketika merebut negeri ini dari penjajah tak ada klaim negeri ini punya saya, atau pun punya kamu

sekarang semua jadi semu dan terkotak-kotak dan semakin jelas tergambar garis-garis yang saling bersilang di bendera merah putih

masing-masing  menghunus gunting yang siap saling berebutan mengoyak bendera kita

lalu, siapakah yang akan menjaga bendera itu?

lalu, mungkinkah akan ada Indonesia-Indonesia baru di negeri ini ?

hela nafas panjang yang tak pernah berujung selalu hadir tiap hari

haru, sedih, dan amarah pun sudah terlalu akrab menyapa

lalu, 

akankah hati kita akan sama

apakah perasaan kita akan sama

apakah keinginan kita akan sama

satu tanah air

satu bangsa

satu negeri

satu bendera

I-n-d-o-n-e-s-i-a


Dirgahayu negeriku

Indonesia Maju

Indonesia milik kita semua


Indramayu, 17 Agustus 2020

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kepada Pemilik Negeri"

Post a Comment