Dinosaurus Pencari Daun Emas

 


Oleh Giovany Mahesa Putra

(Siswa Kelas VII-6 SMP Darul Hikam Kota Bandung) 


Pada suatu hari di zaman dinosaurus, Rino si Hadrosaurus mengajak temannya,Tino, Gino, dan Bino, untuk mencari sebuah harta karun.   “ Harta karunnya apa, Rino?” tanya Tino si Triceratop.

“Harta karunnya adalah sebuah daun emas.” jawab Rino.

“Itu sungguhan?” Kata Bino si ankylosaurus.

”Kalau benaran saya ikut.” kata Bino lagi

Keempatnya berencana berangkat besok.

Tanpa sepengetahuan mereka Fino, si velociraptor, mendengar rencana Rino. Fino pun mengajak teman-temannya untuk mengikuti petualangan ini sekaligus menggagalkan rencana Rino dan kawan-kawan.


Sesuai rencana keesokan harinya mereka berangkat ke hutan lebat di mana Daun Emas bisa ditemukan. Saat akan berangkat mereka bertemu Fino yang ditemanni, Hino (t.rex), Nino (Pteranodon), dan Dino (Deinonychus) yang juga mau menemukan Daun Emas. 

“Kalian mau ke mana?” tanya Fino,

“Kita mau berangkat ke Hutan Lebat untuk mencari harta karun.” Jawab Gino si pachycephalosaurus.

Fino, Dino, Nino, dan Hino ketawa. Mereka dengan sombong berkata bahwa mereka lah yang akan menemukan Daun Emas duluan. Gino langsung marah, tapi Bino menenangkan Gino.

"Sudah gak usah dilayani, biarkan saja. " kata Bino.

Akhirnya Rino dan temannya pergi ke Hutan Lebat.


Sesampainya di Hutan Lebat, mereka melihat banyaknya pohon tinggi. Terlihat di atasnya banyak burung besar bersarang.

Rino Merasa takut saat melihat pohon yang tinggi. Walau begitu dengan perasaan sedikit ketakutan mereka tetap masuk ke dalam Hutan Lebat.

Tanpa setahu mereka Fino dan temannya mengikuti Rino dan kawan-kawan pergi ke hutan yang sama.

Di tengah Hutan Lebat Rino dan teman-temannya menemukan sebuah sungai besar. Menurut peta yang dibawa Rino langkah berikutnya mereka harus menyeberang sungai tersebut.       

“Bagaimana kita bisa menyeberang sungai ini?” kata Bino.                         

“ Aku punya ide!’’ saut Rino

“Ayo kita membuat perahu”               

Mereka setuju untuk membuat perahu dengan kayu. Saat Gino memotong kayu, Ia melihat Fino dan teman terbang di atas mereka. Gino tidak peduli dengan yang dilakukan Fino cs.

Perahu pun selesai dibuat dan siap digunakan. Mereka lalu masuk ke perahu dan mulai melanjutkan perjalanan. Setelah menyeberang sungai, akhirnya mereka sampai di tempat Daun Emas berada.

Terlihat Fino dan teman-temannya sudah menemukan Daun Emas. Rino mengatakan bahwa Daun emas tersebut palsu, Fino tidak mendengar Kata Rino dan terbang keluar dari Hutan Lebat.   

Rino berempat melanjutkan perjalan ke lokasi Daun Emas yang sebenarnya berada. Sesampainya di sana mereka menemukan seekor dinosaurus lain yang menjaga Daun Emas. Mereka pun menghampiri dinosaurus tersebut. Dinosaurus itu bernama Oino si spinosaurus.

Rino menyuruh Bino untuk bertanya pada Oino di mana letak Daun Emas.  Bino pun bertanya pada Oino dengan sangat santun.       

“Wahai Oino, di mana kita bisa menemukan Daun Emas?’’ tanya Bino.   

Melihat kesantunan Bino dan teman-temannya, Oino pun tersentuh untuk membantu. Ia pikir anak-anak ini berbeda dengan yang tadi datang sebelumnya, Fino cs, yang angkuh. Makanya Fino hanya diberi daun emas palsu.             

“Ikut saya kalau kalian mau Daun Emasnya?” jawab Oino.                

Rino cs pun mengikuti Oino ke tempat Daun Emas. Setelah berjalan beberapa saat mereka mengikuti Oino, akhirnya Daun Emas pun berhasil ditemukan. Mereka  sangat berterima kasih kepada Oino yang telah membantu mereka. Mereka sekarang bisa pulang. Sementara nasib Fino yang tidak nurut ketika diberitahu, berakhir dengan kekecewaan karena hanya menikmati daun emas palsu.     

                   

                         


Subscribe to receive free email updates:

1 Response to "Dinosaurus Pencari Daun Emas"