Sang Mantan

Rina Indrawaty, S.Pd

Guru SD BPI Bandung


 #Pentigraf#

Hubungan Husen dengan dia sudah terlanjur dekat, tak bisa dipisahkan. Saking dekatnya, Husen merasa lebih baik mati saja seandainya harus berpisah dengannya. Kehangatan yang dia berikan sudah membuat Husen tergila-gila. Ketenangan yang dia berikan mampu mengusir gundah gulana  yang kadang membuncah di dada. 


Malam ini adalah malam yang berbeda dari malam-malam sebelumnya. Dia tak mampu menenangkan batin Husen yang gelisah. Sepanjang malam Husen merenung, memikirkan hubungan dirinya dan dia. Memikirkan kedekatanya, memikirkan kegilaannya. Akhirnya hasil kontempelasinya memutuskan, Husen akan mengakhiri semuanya. "Aku akan meninggalkan dia!"


Awalnya memang berat. Rasa rindu  kadang menggila  agar Husen kembali mendekati dia. Ketika kedinginan melanda, kembali kehangatan yang dia berikan mulai menari-nari menggoda. Butuh tekad yang kuat memang untuk meninggalkan dia yang telah begitu terlanjur dekat. Berkat kesungguhan Husen, akhirnya Husen berhasil meninggalkan dia. "Selamat tinggal sang mantan, selamat tinggal nikotin!" Kata Husen dalam hati. 



Subscribe to receive free email updates:

3 Responses to "Sang Mantan"