Banjir Hikmah di Balik Banjir Bandang


Sukabumi-Guneman
. Banjir bandang telah meluluhlantakkan daerah di Cicurug Sukabumi Jawa Barat. Dalam sekejap, rumah dan seluruh isinya terbawa arus yang begitu dahsyat. Duka yang melanda korban bencana mengetuk setiap warga dari berbagai komunitas. Semua menyempatkan diri berbagi dengan berbagai bentuk bantuan.

Komunitas MGMP Bahasa Indonesia Kabupaten Sukabumi tidak mau ketinggalan untuk menjadi bagian ketika duka melanda. Pengumpulan tanda tali asih dari para guru disampaikan kepada dua orang sahabat guru dan lima orang siswa. 


Ketika menyampaikan amanah untuk para korban banjir bandang, aneka hikmah berlimpah. Seorang siswa SMPN 3 Cicurug dengan lantang mengungkapkan refleksi di balik bencana. Dalam suasana yang mendadak, ia uraikan cerita bahwa  alasan banjir mungkin karena ulah manusia. Kebiasaan membuang sampah sembarangan adalah salah satu penyebabnya. Ia pun mengucapkan syukur dengan penuh haru bahwa Allah Yang Mahakuasa masih menyelamatkan dirinya walaupun rumahnya porak-poranda. Sebagai bentuk apresiasi dan motivasi atas kelantangannya berbagi cerita, siswa tersebut langsung dihadiahi sebuah antologi puisi karya Ratna Muda Ningrum. 

Para korban menyampaikan aneka kisah kekuatan dahyat yang tiada disangka. Rumah kokoh bisa hancur tersapu arus hanya dalam beberapa saat. Namun, tubuh-tubuh lemah yang meronta hampir tenggelam diselamatkan oleh Dia Yang Maha Penyayang. 



Bantuan yang diberikan mungkin jumlahnya tidak seberapa. Namun,  hikmah yang tiada terkira  berlimpah. Perjalanan menyampaikan amanah menambah ilmu yang sangat kaya makna. (Ratna Muda Ningrum-Guneman)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Banjir Hikmah di Balik Banjir Bandang"

Post a Comment