FESTIVAL LITERASI SEKOLAH KOTA DEPOK DI MASA PANDEMI


Oleh : Sri Margawati, M.Pd.

(Guru SMP  Negeri 5 Depok)

Festival Literasi Sekolah Tingkat Kota Depok (FLS) Jenjang SMP/MTs yang dimulai dari bulan Februari sampai dengan September 2020 telah selesai dilaksanakan. Kegiatan ini melalui tahap perencanaan, pendaftaran peserta lomba, babak penyisihan, dan babak final. Kegiatan final FLS Kota Depok berpusat di SMP Negeri 5 Depok dengan melaksanakan protokol kesehatan Covid-19. 

 

Kegiatan FLS kali ini berbeda dengan kegiatan FLS tahun-tahun sebelumnya. Di tengah situasi pandemi Covid-19, Kota Depok melaksanakan kegiatan tersebut dengan menghadirkan peserta lomba secara daring. Para peserta mengikuti lomba dari rumah atau sekolah masing-masing. Kegiatan FLS Kota Depok  digawangi oleh Dinas Pendidikan Kota Depok. Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok Bapak Drs. H. Mohamad Thamrin, S.Sos., M.M. memberikan mandat koordinator kegiatan FLS kepada Ibu Listiyawati, S.Pd.Bio, M.Pd. yang sekaligus  Ketua Forum Literasi Kota Depok, bersama Ibu Hj. Atik Indarini, M.Pd. Pengawas SMP Dinas Pendidikan Kota Depok. Pelaksanaan kegiatan dibantu oleh pengurus MGMP Bahasa Indonesia yang diketuai oleh Bapak Heru Prihandono, S.Pd, MM. dan pengurus MGMP Bahasa Inggris yang diketuai oleh Ibu Tati Maryati, M.Pd. 

 

 

Kegiatan FLS Kota Depok dilaksanakan untuk menumbuhkan kemampuan berliterasi peserta didik SMP/ MTs Kota Depok. Ajang kompetisi bertujuan untuk memfasilitasi bakat, minat dan prestasi  peserta didik di bidang literasi. Lomba FLS meliputi enam cabang lomba yaitu cipta cerpen, storry telling, berpantun, menulis esay, cipta puisi, dan baca puisi.

 

Tema dan sub tema dari setiap cabang lomba bermuatan karakter. Lomba Cipta Cerpen Berbahasa Indonesia mengusung tema: “Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu bahasa”. Sub tema meliputi empat hal, yakni kerukunan hidup dalam keberagaman agama, etnis, dan budaya, sikap hidup gotong royong dalam masyarakat modern, solidaritas dalam perbedaan dan pengamalan karakter bangsa dalam keberagaman. 



 

Lomba Menulis Esay mengusung tema “Kearifan Lokal dan Kebhinekaan”. Topik meliputi kearifan lokal menjaga alam sekitar, kearifan lokal sebagai perekat kebhinekaan, pemertahanan adat istiadat sebagai keragaman budaya.

 



Lomba Cipta Puisi mengusung tema: “Humanisme dalam Keragaman Budaya”. Sub Tema meliputi  manusia dan keragaman budaya,  manusia dan keragaman sosial, kemanusiaan dan kebangsaan,  dan lokalitas dalam globalitas.

 

Lomba Storry Telling mengusung tema “Kearifan Lokal sebagai Pilar Kekuatan Bangsa”. Lomba Berpantun mengusung tema “Budi Pekerti”. Lomba baca puisi mengusung tema “Dunia Tanpa Batas”. 

 

Peserta FLS terdiri dari peserta didik SMP/MTs negeri dan swasta yang ada di Kota Depok. Setiap sekolah mewakilkan satu hasil seleksi sekolah untuk setiap jenis mata lomba. Pada tahun 2020,  peserta lomba cipta cerpen  berjumlah 67 orang, lomba storry telling berjumlah   81 orang, lomba berpantun berjumlah 30 orang, lomba menulis esay berjumlah 33 orang , lomba cipta puisi berjumlah 50 orang, dan lomba baca puisi berjumlah 58 orang. Finalis setiap jenis cabang lomba untuk menentukan tiga orang pemenang. 

 

Koordinasi kegiatan antara panitia dan guru pembimbing setiap cabang lomba menggunakan grup WhatsApp, Zoom, dan Google Meet. Seluruh dokumen berupa biodata, naskah dan video diunggah  melalui link Google Drive. Kegiaan technical meeting dllaksanakan secara virtual melalui aplikasi Google Meet.

 

Final FLS dilaksanakan secara daring menggunakan Google Meet. Terdapat enam ruang virtual untuk memfasilitasi peserta didik melaksanakan lomba secara langsung dan dinilai oleh masing-masing juri lomba.  Tim juri memberikan kesempatan kepada para peserta untuk memilih nomor undian yang telah disediakan.  Kegiatan yang dilaksanakan secara daring tidak mengurangi semangat para peserta untuk dapat menunjukkan prestasi terbaiknya.

 

Setiap cabang  lomba dinilai oleh dua orang juri yang berasal dari akademisi /praktisi profesional yang berasal dari luar Kota Depok. Hal ini untuk menghindari subyektifitas pemenangnya. 

 

Keputusan dewan juri tidak dapat diganggu gugat. Pengumuman pemenang dilaksanakan secara virtual melalui Google Meet pada hari yang sama. Kegiatan pengumuman pemenang lomba FLS dihadiri oleh  Kasie Kelembagaan dan Peserta Didik Bidang Pembinaan SMP Bapak Bahrudin, S.Pd. mewakili Dinas Pendidikan.   

 

Keputusan Dewan Juri FLS Kota Depok Tahun 2020 ditetapkan dengan Keputusan Dinas Pendidikan Kota Depok Nomor 421/12195-Disdik/2020 sebagai berikut: Lomba Cipta Cerpen,  juara 1 Khaira Dwi Hapsari SMP Perjuangan & Informatika Terpadu, juara 2 Annisa Putri Dudi Amalia SMPN 2 Depok, juara 3    Refina Zahida SMPN 20. 

                   

Lomba Menulis Puisi,  juara 1 Deva Uta Anasya SMPN 3 Depok, juara 2    Permata Jubeleta Arion Lubis SMPN 2 Depok, juara 3 Vanya Ayuka Amanda SMPN 5 Depok.   

                   

Lomba Baca Puisi, juara 1 Viola Yoza SMPN 8 Depok, juara 2 Hafizh Mushaddi SMPN  19 Depok, juara 3 Adelia Putri Deira  SMPN 11 Depok.   

                   

Lomba Menulis Esai, juara 1 Gloria Nova Angelina Siahaan  SMP Mardiyuana Depok, juara 2  Shifa Qolby Praticia  SMPN  8 Depok, juara 3    R. Roro Jihan Febria Zahra Aulia    SMPN  2 Depok   

                   

Lomba Berpantun, juara 1 Audrey Sachika Valeryan  M. SMPN 10 Depok    , juara 2 Nabila Arfani SMPN 15 Depok, juara 3 Shalaisya Nabila Bilqis SMP Taruna Bhakti Depok.    

Lomba Story Telling,  juara 1 Laksmi Suhaila Sari SMP Lazuardi GIS Depok, juara 2 Jeshia Rainie Olga SMP HFO Depok, juara 3 Shalaisya Nabila Bilqis SMP Taruna Bhakti Depok. 

 

Selamat kepada para pemenang, dan seluruh peserta lomba adalah pemenang yang telah mewakili sekolah masing-masing. Tetaplah berkarya dan berprestasi meskipun di tengah suasana pandemi. Sukses selalu dan salam literasi. 


 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "FESTIVAL LITERASI SEKOLAH KOTA DEPOK DI MASA PANDEMI"

Post a Comment