Sentilan Putriku

 

Oleh : Nining Ruwiningsih


Gadis kecilku sudah berdiri di depan pintu, ketika aku pulang kerja. Rupanya dia sudah lama menunggu kedatanganku, maklumlah akhir-akhir ini aku selalu pulang lebih lama dari biasanya, karena banyak yang harus aku persiapkan untuk mengikuti tantangan GLN Gareulis Jabar, kebetulan tim literasi di sekolahku sepakat untuk mengikuti lomba GLN ini. 

Sambil bersalaman dia tidak mau melepaskan tanganku, ini artinya dia mau dipeluk dahulu, maklumlah karena anak gadisku ini baru berumur tujuh tahun, akhirnya aku peluk tubuh mungilnya, seraya kuajak dia masuk ke dalam rumah.

Setelah ganti pakaian, aku dekati anakku yang sedang bermain, dan dia menunjukkan hp sambil berkata “ Bu ..., Lihat! aku baru saja membuat video” . Lalu kulihat video yang ia tunjukkan padaku.

Ternyata itu kumpulan foto-foto surprise ulang tahun temannya yang dijadikan video. “Bagus sekali videonya  sayang” Kataku , dan dia menjawab “ini yang buat aku sendiri loh  bu, ibu mau bikin video seperti ini? “ tanya anakku, “Wah ... pintar sekali anak ibu ini, boleh tidak ibu minta diajari Nak ....?,” pintaku. Dalam hati aku berfikir, anak sekecil ini sudah pintar aplikasi yang ada di android, sedangkan aku tidak mengerti, yang aku tahu hanya cara membalas whatsapp saja. 

Dengan penuh semangat, anakku  mengajariku cara membuat video yang menggunakan  aplikasi capcut. Anakku mengajariku dengan bahasanya,  dan akhirnya setelah aku coba beberapa kali, dan sesekali aku tanya pada anakku karena ada yang lupa apa yang harus aku pencet. Dan dengan kesabaran anakku ahirnya akupun bisa membuat sebuah video.

Dalam hati aku merasa malu, aku setua ini, tidak mengerti dan diajari anak umur 7 tahun, aku sepertinya mendapat sentilan, bahwasannya kita jangan puas dengan apa yang sudah kita bisa, dan jangan berdiam diri di zona nyaman, kita harus selalu belajar,belajar dan belajar,  karena ilmu dan teknologi berkembang pesat sesuai tuntutan zaman, Dan kita harus mengikutinya bila kita tidak mau ketinggalan informasi, aku semakin semangat mengikuti kegiatan lomba GLN Gareulis Jabar ini dan ingin menyelesaikan tantangannya sampai dengan selesai.



Tentang Penulis

Nining Ruwiningsih, Lahir pada tanggal 03 Juni 1981 di Indramayu, Jawa Barat. Tercatat sebagai Guru PAI SDN 2 Telukagung. Motonya:”Dalam hidup, kau harus bermanfaat bagi orang sekelilingmu.”











Subscribe to receive free email updates:

4 Responses to "Sentilan Putriku"