SURAT UNTUK TUAN DAN PUAN

Oleh Enang Cuhendi


Tuan dan puan yang katanya terhormat

Bagaimana kabarmu di graha mulia milik bangsa

Masih kah tuan puan kerasan di sana

Semoga masih bisa bablas tertidur pulas

dan sesekali memimpikan angan-angan kami 

Walau hanya sebatas bunga tidur,

kami sangat bahagia

Setidaknya engkau masih hirau akan kami

yang telah mengantarkan anda ke beranda istana


Selamat pagi tuan puan

Ijinkan aku bertanya

Masih adakah nurani dalam diri

Semangat kuatmu saat ingin dipilih dulu

Teriakan lantang janji kosong berulang-ulang 

Untuk menghentikan musik keroncong di perut kami 

Akan memberantas tutas setiap yang tidak pantas

Mau menuntaskan segala masalah yang kami rasakan

Katanya bersedia mewakafkan diri untuk negeri


Tuan dan puan penyewa rumah rakyat

Itu janjimu

Masih ingatkah 

Kami doakan

Semoga tuan dan puan

tetap sehat dan waras

Sehat dari hasrat yang jahat

Tidak lingung akan segala janji terucap yang akan menelikung

Waras tidak gila harta, tidak pula tahta apalagi pada wanita 


Tuan puan yang katanya terhormat

Kami sering bertandang ke sini

Ke rumah kami 

Untuk sekedar menemuimu

namun sayang kita jarang bertemu

saat  dalam rapat pun tak pernah ada

Sekalinya ada 

engkau hanya bisa tertidur mendengkur 

Masih untung tak sampai membujur


Duhai Tuan dan puan

Sekiranya nuranimu sudah sekeras baja

Wajahmu setebal tembok Cina

Suaramu sudah gagu, kelu bahkan bisu

Dan telingamu sudah tak lagi mampu mendengar segala aspirasi

Keluarlah dari rumah kami sebelum kami keluarkan

Berhentilah mengatasnamakan kami

Jangan menunggu kami marah

Apalagi sampai harus mengumbar amarah


Untukmu tuan puan wakil kami

Ini surat kami 

Bukti sayang kami

Kami kirim sekedar untuk mengingatkan

Akan semua amanah yang diemban

semua janji yang pernah terucap

segala perkara yang akan kami gugat 

Walau sanubari tuan puan mungkin sudah buta 

semoga netra tuan masih mampu membaca surat ini.


Cicalengka, 7 Oktober 2020

Subscribe to receive free email updates:

1 Response to "SURAT UNTUK TUAN DAN PUAN "

  1. Janten emut laguna Iwan Fals, jigana kedah diputer deui eta lagu teh, supados membahana mantuan puisi Kang Enang. Ke dibacakeun ah pami On Air, backsoundna lagu Iwan Fals.

    ReplyDelete