CINTA ONLINE

 By. Kiki Oke Ys


“Bun, jadi louching novelnya?” chat dia masuk.

“Jadi, Nak. Datang, kan?” tanyaku.

“Pengennya sih datang, apa lagi sekarang lagi di Bandung!”

“Datanglah! Selama ini kita kan belum pernah ketemu.”

“Aku usahain, nanti datang sama Mama, Papa!” 

“Ok, Bunda tunggu, ya? Ini lagi beres-beres buat besok.”

Entah mengapa. Sejak perkelanan dengan anak itu, aku begitu menyukainya. Dia begitu hormat dan sopan saat banyak bertanya. Bayu terlihat sangat suka membaca, terlihat dari obrolannya banyak menyebut buku yang dibacanya, begitu juga dengan diskusi tentang apa saja. 

Penerbit mengadakan pameran buku. Salah satu buku unggulan pameran kali ini adalah novelku “Di Bawah Sinar Kasihmu” sudah kutandatangani dan siap dibagikan. Sekilas aku memberi sambutan dan menceritakan kisah dari novelku. 

“Masih ada buku buatku, Bun?” kutoleh suara nyaring itu. Seorang anak laki-laki manis duduk di kursi roda. Dia terlihat sangat bahagia. Aku tertegun. Dia melambaikan tangan. Segera kuhampiri dengan membawa sebuah buku. Di belakangnya dua sosok yang tersenyum bahagia. Dia merentangkan tangan memeluk tubuhku. Kuelus kepalanya dengan penuh sayang. Aku tak menyangka sosok yang selama ini selalu memenuhi chat Wathshapp, adalah anak manis yang kuat dengan segala kekurangannya. Aku dorong dia ke tempat pajangan buku-buku. Dia begitu antusias memilih buku-buku bersama ayahnya.  

“Kecelakaan hampir merenggut nyawanya. Saya mengucapkan banyak terima kasih. semangat hidupnya tumbuh kembali dua tahun lalu saat mengenal Anda. Dia ingin menjadi seorang penulis. Anda memang inspirasinya. Terima kasih telah mengembalikan anak kami!” Ibu cantik di sampingku memeluk erat, air mata membasahi pipinya. Namun senyumnya selalu tersungging untuk anak semata wayangnya.


oOo

Tasikmalaya. 31.10.20

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "CINTA ONLINE"

Post a Comment